Sandiaga Ungkap Alasan Bersedia jadi Pembantu Lawan Politiknya

Presiden Joko Widodo (kanan) didampingi Wakil Presiden Ma'ruf Amin (kedua kanan) memberikan ucapan selamat kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno (kiri) saat pelantikan menteri Kabinet Indonesia Maju, di Istana Negara Jakarta, Rabu (23/12/2020). - ANTARA FOTO / dok Setpres/Agus Suparto
23 Desember 2020 13:37 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA- Sandiaga Uno telah dilantik menjadi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini menggantikan posisi Wishnutama.

Sandiaga mengaku alasan menerima pinangan sebagai pembantu Presiden Jokowi di Kabinet Indonesia Maju karena merasa terpanggil untuk memberikan kontribusi kepada bangsa dan negara. Sandiaga diketahui sempat bertarung bersama Prabowo Subianto menjadi lawan politik Jokowi yang berdampingan dengan Maruf Amin di Pilpres 2019 lalu.

"Jika negara memanggil, pada saat inilah menurut saya tanggung jawab ada di pundak masing-masing daripada kita," ujar Sandiaga di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (23/12/2020).

Baca juga: Sandiaga Uno Ungkap Momen Saat Salah Baca Kode Jadi Menteri dari Pratikno

Sandiaga menuturkan pandemi Covid dapat mengubah segalanya, termasuk dirinya. Selama dua minggu terpapar Covid-19, ia merenung bahwa di masa pandemi Covid-19, bahwa semua pihak akhirnya harus bersatu padu berkontribusi kepada bangsa dan negara.

Menurutnya, kondisi pandemi juga momentum di mana harus bersatu padu, menyingkirkan kepentingan pribadi, politik dan golongan demi kepentingan bangsa dan negara.

"Covid-19 ini adalah, game changer, Covid-19 mengubah segalanya terutama pada saat saya dua minggu terakhir melakukan pemulihan, saya bertafakur bertadabur, berkontemplasi, refleksi. Bahwa akhirnya kita semua harus bersatu padu untuk memberikan kontribusi terbaik sumbangsih kepada negara, singkirkan kepentingan pribadi politik atau golongan semua kita lakukan demi bangsa dan negara," kata Sandiaga.

Ada enam orang menteri baru dan lima orang wakil menteri yang dilantik Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, pagi tadi.

Baca juga: Dilantik Jadi Menteri Sosial, Risma Siap Bekerja Keras

Pelantikan enam menteri baru berdasarkan Keputusan Presiden 133/P/Tahun 2020 Tentang Pengisian dan Pergantian Beberapa Menteri Kabinet Indonesia Maju dalam sisa masa jabatan periode 2019-2024. Sementara pelantikan lima orang wamen berdasarkan Keputusan Presiden nomor 76/M/2020 Pemberhentian dan Pengangkatan Wakil Menteri Negara periode 2019-2024

Keenam menteri baru itu yakni Tri Rismaharini sebagai Menteri Sosial.

Wali Kota Surabaya itu menggantikan posisi Juliari Batubara yang kini menjadi tersangka kasus korupsi Bansos Covid-19. Kedua, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Sandiaga menggantikan Wishnutama Kusubandio .

Ketiga, Wakil Menteri BUMN sekaligus Juru Bicara Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional Budi Gunadi Sadikin sebagai Menteri Kesehatan. Budi menggantikan posisi Terawan Agus Putranto .

Keempat, Ketua GP Anshor Yaqut Cholil Qoumas sebagai Menteri Agama. Yaqut menggantikan posisi Fachrul Razi.

Kelima, Wakil Menteri Pertahanan Sakti Wahyu Trenggono ditunjuk menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan.

Trenggono menggantikan Edhy Prabowo yang kini menjadi tersangka ekspor benih lobster. Keenam, Duta Besar Amerika Serikat Muhammad Lutfi sebagai Menteri Perdagangan. Lutfi menggantikan posisi Agus Suparmanto.

Selain enam menteri baru, Jokowi juga melantik lima wakil menteri. Kelimanya adalah Edward Komar Syarif Hiariez (Wakil Menteri Hukum dan HAM), Dante Saksono Harbuwono (Wakil Menteri Menteri Kesehatan), Harfiq Hasnul Qolbi (Wakil Menteri Pertanian), Letjen TNI Muhammad Herindra (Wakil Menteri Pertahanan), dan Pahala Nugraha Mansyuri (Wakil Menteri BUMN).

Sumber : Suara.com