Advertisement
Ini Profil Muhammad Herindra, Wamenhan yang Baru Ditujuk Jokowi
Letjen TNI M. Herindra / Istimewa
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menunjuk Letjen TNI Muhammad Herindra menjadi Wakil Menteri Pertahanan menggantikan Sakti Wahyu Trenggono yang diplot menjadi Menteri Perikanan dan Kelautan.
Pelantikan dijadwalkan Rabu (23/12/2020) pagi, bersamaan dengan enam menteri baru, enam wakil menteri, dan dua kepala lembaga negara di Istana Merdeka, Jakarta.
Advertisement
Herindra adalah pria kelahiran Magelang, 30 November 1964. "Wamenhan Pak Herindra," ujar Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Rabu (23/12/2020).
Baca juga: Ini Isi Pidato Pertama Gus Yaqut Setelah Menjabat Menteri Agama
Terakhir, Herindra tercatat menjabat Kepala Staf Umum (Kasum) TNI sejak 21 Oktober 2020. Lulusan terbaik Akademi Militer (Akmil) 1987 ini juga pernah menjabat sebagai Inspektur Jenderal TNI pada Maret 2018 hingga Oktober 2020.
Pengalaman Herindra yang kini berpangkat Jenderal Bintang Tiga juga tidak diragukan.
Baca juga: Jadi Menparekraf, Sandiaga Uno: Tugas yang Teramat Sangat Berat
Tercatat, dia pernah tergabung dalam berbagai posisi di pasukan elit TNI AD, Kopassus di antaranya sebagai Asintel Danjen Kopassus pada 2008, Kepala Urusan Latihan Khusus Staf Operasi Kopassus, Wadanjen Kopassus (2013- 2014), dan Danjen Kopassus (2015-2016).
Dengan demikian, Kementerian Pertahanan akan dipimpin oleh dua Letnan Jenderal Bintang Tiga, yakni Menhan Prabowo Subianto dan Wamenhan Muhammad Herindra.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Operasi Keselamatan Progo 2026, Polresta Jogja Bidik Pelanggar Lalin
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Harga Referensi CPO Naik Jelang Imlek dan Ramadan 2026
- Prabowo Evaluasi Setahun Pemerintahan di Rakornas Pusat-Daerah 2026
- DPR Minta Investigasi Dugaan Gas Kimia di Terminal Merak
- Pelaporan SPT Tahunan Tembus 1,15 Juta hingga Awal Februari 2026
- Damkar Sleman Evakuasi Ular Sanca 3,5 Meter di Tempel
- OPINI: Reorientasi Management Hibah Sanggar
- Kasus Leptospirosis Gunungkidul 2025 Capai 30 Orang, 1 Warga Meninggal
Advertisement
Advertisement



