Pancuran 13 Guci Tegal Kembali Ramai Seusai Banjir
Pancuran 13 Guci mulai bangkit seusai banjir 2026 Wisatawan kembali berdatangan dan Pemkab Tegal fokus menata ulang destinasi air panas tersebut
Gubernur Jawa tengah Ganjar Pranowo./Ist-Dok Pemprov Jateng
Harianjogja.com, JOGJA- Apresiasi yang dilakukan kepala daerah atas inovasi warganya tidak selalu mendapatkan tanggapan positif. Ada saja tanggapan negatif yang muncul.
Hal ini seperti terjadi pada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat mengapresiasi inovasi Bus Anti Corona. Ganjar mengunggah video lewat akun Twitternya, Selasa (15/12/2020) saat dirinya meninjau bus yang dibuat oleh Karoseri Laksana tersebut.
Bus Anti Corona merupakan alat transportasi yang dibuat untuk mencegah dan menanggulangi penularan Covid-19. "Kemarin kita luncurkan bus "anticorona". Idenya Karoseri Laksana sangat keren. Langsung melakukan penyesuaian di tengah Pandemi," terang Ganjar memberi keterangan video unggahannya.
Baca juga: Ada-Ada Saja, Kades di Klaten Ini Jaminkan Sepatunya karena Tak Bawa Uang Saat Beli Nasi Goreng
Dalam video berdurasi 1 menit 25 detik yang diunggahnya, Ganjar memperlihatkan bagian-bagian bus anti corona tersebut. Menurut Ganjar, terdapat dua model bus anti corona tersebut. Satu untuk penumpang umum dan yang satunya untuk laboratorium.
"Bus untuk penanganan corona. BSL (Biosafety Lebel) 2 dan didesain oleh karoseri dari Jawa Tengah. Laksana," ujar Ganjar sambil memberlihatkan bagian dalam bus tersebut.
Tampak dalam video itu, kursi penumpang dirancang satu-satu dan jaga jarak sesuai dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.
Direktur Teknik Laksana Stefan Arman mengungkapkan, bus yang dirilisnya memang disesuaikan dengan pandemi Covid-19.
Baca juga: Seniman Ini Hancurkan 5 Ton Buku untuk Memancing Emosi
"Bus laboratorium ini bus yang digunakan sebenarnya untuk kebutuhan laboratorium pada umumnya. Tetapi karena pandemi sekarang ini, bus ini nanti rencananya digunakan untuk pengetesan PCR atau swab test," jelasnya.
Unggahan video tersebut mendapatkan sejumlah tanggapan negatif dari warganet. Hal ini tampak dari komentar yang muncul. Namun, Gubernur Ganjar pun menanggapinya.
Salah satu komentar yang muncul dari akun @afifnurc yang menulis komentar "Gimmick teroooooos".
Tak disangka Ganjar menanggapinya. Ia malah merendah dan memberi salam pada warganet tersebut. "Mhn maaf kalau panjenengan terganggu ndoro. Ketika ada perusahaan & anak jateng yg berkreasi & minta diapresiasi tentu itu akan memberi semangat pada mereka. Salam sehat & bahagia utk panjenengan." tulis Ganjar.
Komentar lain muncul dari akun @firdzaradiany. "Pandemi pakai sains Pak. Bukan pakai gimmick." tulisnya.
Menanggapi komentar tersebut, Ganjar kemudian memberi jawaban telak. Selain merendah, Ganjar mengajak warganet tersebut untuk menampilkan karyanya. "Maaf ndoro kalau panjenengan terganggu. Itu karya anak2 muda spt anda yg layak diapresiasi. Panjenengan mau tampilkan karya juga? Silakan." tulis Ganjar.
Dalam keterangan profilnya, Ganjar Pranowo menyebutkan "Tuanku ya Rakyat, Gubernur cuma mandat ...".

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pancuran 13 Guci mulai bangkit seusai banjir 2026 Wisatawan kembali berdatangan dan Pemkab Tegal fokus menata ulang destinasi air panas tersebut
SIM keliling Bantul hari ini hadir di Halaman Kantor Kalurahan Wukirsari. Cek jadwal lengkap dan syarat perpanjangan SIM A dan C.
Bedah buku berjudul Budidaya Bawang Merah Asal Biji digelar di Padukuhan Dayakan 2, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (20/5).
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.