Vaksin Covid-19 Tak Akan Sempurna Tanpa Kepatuhan 3M

Vaksin Covid-19 buatan Sinovac yang tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Minggu malam, 6 Desember 2020. - Istimewa
16 Desember 2020 08:27 WIB Jaffry Prabu Prakoso News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Indonesia mulai mendatangkan vaksin Covid-19 dan saat ini menunggu izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Vaksinolog dan Spesialis Penyakit Dalam, Dirga Sakti Rambe mengatakan bahwa banyak orang berspekulasi di saat BPOM mengkaji vaksin corona. Padahal, izin edar tidak akan keluar apabila ada masalah.

“Ini adalah upaya Pemerintah untuk memastikan, vaksin yang kita gunakan betul-betul aman dan efektif,” katanya pada diskusi virtual, Selasa (15/12/2020).

Baca juga: Penerapan Prokes Pulihkan Ekonomi

Dirga menjelaskan bahwa vaksinasi merupakan upaya pemerintah dalam menangani pandemi. Covid-19 tidak akan hilang dengan sendirinya.

Virus ini pun merenggut banyak nyawa. Akibatnya, publik tidak bisa melakukan aktivitas seperti biasanya sehingga membuat ekonomi terpukul.

“Oleh karena itu perlu ada upaya-upaya ekstra, yaitu protokol kesehatan harus dijalankan secara konsisten. Dengan adanya vaksinasi nanti diharapkan akan membantu. Karena vaksin memberi proteksi yang bersifat spesifik,” jelasnya.

Protokol kesehatan 3M yaitu menjaga jarak, mencuci tangan, dan mengenakan masker diminta tidak sebagai slogan saja. Terlebih saat vaksinasi.

Baca juga: 238 Petugas Pilkades Sleman Reaktif Rapid Test

“Karena setiap upaya pencegahan tidak ada yang sempurna, jadi kita harus betul-betul melakukan semuanya. Vaksin merupakan instrumen penting untuk mengendalikan pandemi, vaksinasi juga harus dilakukan bersamaan dengan 3M secara konsisten,” ucap Dirga.

Sumber : bisnis.com