Advertisement
Mahfud MD Jelaskan Alasan Tak Lapor Polisi Saat Rumahnya Didemo
Personel Banser dan Polres Pamekasan berjaga-jaga di rumah orangtua Menko Polhukam Mahfud MD di Jalan Dirgahayu Pamekasan, Rabu (2/12/2020). - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD menjelaskan tentang aksi demo yang dilakukan sekelompok massa di rumah pribadinya di Madura, Jawa Timur.
Berdasarkan kesaksian mata dan laporan polisi yang diterima, Mahfud mengatakan bahwa demonstrasi tersebut awalnya tidak berniat dilakukan di kediamannya.
Advertisement
“Sebenarnya itu demo atas koordinasi seseorang di Kantor Polres. Demo di lapangan terbuka lalu pindah ke Polres,” kata Mahfud dalam bincang-bincang di saluran Youtube Karni Ilyas Club, dikutip Minggu (6/12/2020).
Baca juga: Positif Covid-19, Foto Anies Tanpa Masker Tuai Kritik
Masih berdasarkan cerita tersebut, Mahfud menjelaskan bahwa perwakilan demonstran kemudian diterima pihak Polres. Setelah itu mereka membubarkan diri.
Saat balik kanan, rombongan pengunjuk rasa melewati rumah pribadi Mahfud. Diperkirakan seseorang yang berada di mobil paling depan menunjukkan kediaman Mahfud. Massa pun turun dan melakukan aksi di depan rumah Mahfud.
Baca juga: Sebanyak 26 Daerah Diduga Lakukan Praktik Politik Uang Pilkada
Menurut Mahfud, saat itu, di dalam rumah ada ibunya yang sudah berusia 90 tahun, dan kakak perempuan berusia 70 tahun, selain perawat yang juga perempuan.
Diakui Mahfud peristiwa tersebut tidak sampai merusak karena dari kepolisian segera datang dan membubarkan.
“Tapi memang menurut saya brutal juga. Tiba-tiba demo di rumah orang. Itu bahaya sekali. Saya tidak lapor ke polisi karena itu tugas polisi. Itu bukan delik aduan tapi delik umum,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Rawan Kecelakaan, Jembatan di Sendangrejo Akan Diperlebar
Advertisement
Korea Selatan Perpanjang Bebas Biaya Visa hingga Juni 2026
Advertisement
Berita Populer
- 80 Tahun Jogja Ibu Kota RI, Eko Suwanto Ajak Warga Cinta Tanah Air
- Prabowo Bahas Proyek Hilirisasi Rp100 Triliun di Hambalang
- Pemkab Kulonprogo Lantik 25 Kepsek Baru
- Parlinka Project Amikom Edukasi Pola Asuh Positif Orang Tua Remaja
- Kementan Bentuk 33 Balai Besar Modernisasi Pertanian
- Walking Tour Telusuri Jejak Sejarah Simpang Lima Boyolali
- ADD Gunungkidul 2026 Tetap Rp123 Miliar Meski TKD Dipangkas
Advertisement
Advertisement



