Arah Baru Pembangunan Magelang Mulai Disusun dari Pendopo
RKPD Magelang 2027 fokus pada SDM dan ekonomi inklusif dengan target pertumbuhan 5,16 persen dan penurunan kemiskinan
Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito menyerahkan bantuan Bantuan Sosial kepada Masyarakat Berupa Uang yang Bersumber dari APBD Kota Magelang Tahun 2020 di Pendopo Pengabdian, Jumat (4/12/2020). /Ist-Dok Prokompim Pemkot Magelang
Harianjogja.com, MAGELANG - Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Magelang, Wawan Setiadi menyatakan bantuan sosial yang bersumber dari APBD Kota Magelang dipastikan tidak akan berulang atau dobel diberikan kepada masyarakat.
“Hal ini agar tidak terjadi kesenjangan sosial di tengah masyarakat, apalagi masih dalam suasana pandemi Covid-19,” kata Wawan, pada acara Penyerahan Bantuan Sosial kepada Masyarakat Berupa Uang yang Bersumber dari APBD Kota Magelang Tahun 2020 di Pendopo Pengabdian, Jumat (4/12/2020).
Ia menjelaskan secara ketentuan memang tidak diperbolehkan, kalau penerima bantuan menerima lebih dari satu atau dobel. Berdasarkan data, jumlah yang terlampir pada APBD Tahun 2020 serta tercantum pada Surat Keputusan (SK) Wali Kota Magelang No. 900/36/122 Tahun 2020 sebanyak 850 orang.
Baca juga: Survei Kemenhub: Libur Akhir Tahun Ini Bakal Sepi Pemudik
Namun demikian, yang direalisasikan hanya sebanyak 50 orang saja, dengan jumlah dana sebesar Rp90,9 juta. Hal ini menyusul setelah ada seleksi dan kroscek dengan penerima bantuan tunai lainnya, terutama bantuan dari Dinas Sosial (Dinsos) serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag).
Wawan juga memastikan bahwa keputusan ini diambil berdasarkan saran dan rekomendasi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). "Penyerahan bantuan ini juga setelah ada verifikasi dan pertimbangan atas saran dan rekomendasi dari BPK pada saat audit intern kemarin," ujarnya.
Baca juga: Pasien Covid-19 Tetap Bisa Nyoblos, Kalau Pasien Kritis Bagaimana? Begini Kata KPU
Penyerahan bantuan dilakukan oleh Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito secara simbolis kepada perwakilan penerima. Sigit berpesan kepada para penerima bantuan agar bantuan dimanfaatkan dengan bijaksana.
"Hanya saya ingin berpesan, di tengah-tengah pandemi, ekonominya menurun, semoga tetap semangat, tetap sehat. Bantuan yang diberikan dimanfaatkan dengan baik, terutama untuk meningkatkan ekonomi bagi keluarga," pesan Sigit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RKPD Magelang 2027 fokus pada SDM dan ekonomi inklusif dengan target pertumbuhan 5,16 persen dan penurunan kemiskinan
PLN memulihkan 11 gardu induk di Flores pascagempa M7,7 NTT. Satu penyulang masih terganggu akibat tiang listrik roboh dan patah.
Gempa NTT M7,7 menewaskan 47 orang dan memaksa lebih dari 5.000 warga mengungsi. BNPB mencatat kerusakan masif di sejumlah wilayah.
BNPB mengirim bantuan logistik lewat jalur laut ke Pulau Palue, Sikka, untuk menjangkau korban gempa NTT yang terkendala akses geografis.
Shayne Pattynama kembali ke Persija setelah membela Timnas Indonesia di ASEAN Hyundai Cup 2026 dan siap bekerja keras di bawah Shin Tae-yong.
IESR mendukung pengurangan subsidi BBM lewat elektrifikasi transportasi, tetapi meminta perlindungan kelompok rentan dan penguatan ekosistem EV.