Data Penerima Bansos APBD Kota Magelang 850 Orang, Realisasi Hanya 50 Orang

Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito menyerahkan bantuan Bantuan Sosial kepada Masyarakat Berupa Uang yang Bersumber dari APBD Kota Magelang Tahun 2020 di Pendopo Pengabdian, Jumat (4/12/2020). - Ist/Dok Prokompim Pemkot Magelang
04 Desember 2020 22:27 WIB Nina Atmasari News Share :

Harianjogja.com, MAGELANG - Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Magelang, Wawan Setiadi menyatakan bantuan sosial yang bersumber dari APBD Kota Magelang dipastikan tidak akan berulang atau dobel diberikan kepada masyarakat.

“Hal ini agar tidak terjadi kesenjangan sosial di tengah masyarakat, apalagi masih dalam suasana pandemi Covid-19,” kata Wawan, pada acara Penyerahan Bantuan Sosial kepada Masyarakat Berupa Uang yang Bersumber dari APBD Kota Magelang Tahun 2020 di Pendopo Pengabdian, Jumat (4/12/2020). 

Ia menjelaskan secara ketentuan memang tidak diperbolehkan, kalau penerima bantuan menerima lebih dari satu atau dobel. Berdasarkan data, jumlah yang terlampir pada APBD Tahun 2020 serta tercantum pada Surat Keputusan (SK) Wali Kota Magelang No. 900/36/122 Tahun 2020 sebanyak 850 orang.

Baca juga: Survei Kemenhub: Libur Akhir Tahun Ini Bakal Sepi Pemudik

Namun demikian, yang direalisasikan hanya sebanyak 50 orang saja, dengan jumlah dana sebesar Rp90,9 juta. Hal ini menyusul setelah ada seleksi dan kroscek dengan penerima bantuan tunai lainnya, terutama bantuan dari Dinas Sosial (Dinsos) serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag).

Wawan juga memastikan bahwa keputusan ini diambil berdasarkan saran dan rekomendasi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). "Penyerahan bantuan ini juga setelah ada verifikasi dan pertimbangan atas saran dan rekomendasi dari BPK pada saat audit intern kemarin," ujarnya. 

Baca juga: Pasien Covid-19 Tetap Bisa Nyoblos, Kalau Pasien Kritis Bagaimana? Begini Kata KPU

Penyerahan bantuan dilakukan oleh Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito secara simbolis kepada perwakilan penerima.  Sigit berpesan kepada para penerima bantuan agar bantuan dimanfaatkan dengan bijaksana. 

"Hanya saya ingin berpesan, di tengah-tengah pandemi, ekonominya menurun, semoga tetap semangat, tetap sehat. Bantuan yang diberikan dimanfaatkan dengan baik, terutama untuk meningkatkan ekonomi bagi keluarga," pesan Sigit.