Advertisement
Jokowi Klaim Ada Sinyal Positif Penanganan Covid-19
Presiden Joko Widodo dalam Ratas Laporan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 23 November 2020. - Youtube Setpres
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebutkan kinerja Indonesia dalam penanganan Covid-19 di sisi kesehatan terus menunjukkan tren positif.
Menurutnya, dalam sembilan bulan terakhir Indonesia bekerja keras dalam mengatasi dampak pandemi, menangani masalah kesehatan dan ekonomi secara bersamaan, menjaga keseimbangan antara gas dan rem, hingga membantu masyarakat agar tetap produktif dan bertahan di tengah krisis.
Advertisement
“Kerja keras tersebut mulai menampakkan hasil, sinyal positif sudah kita lihat. Alhamdullilah laporan yang saya terima per hari ini kasus aktif Covid-19 di Indonesia lebih rendah dari rata-rata dunia,” katanya dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) dikutip dari YouTube Bank Indonesia, Kamis (3/12/2020).
Lebih lanjut, Kepala Negara menyampaikan bahwa pada 3 Desember 2020, kasus aktif Covid-19 di Indonesia lebih rendah dari rerata dunia yakni 12,72 persen berbanding 28,04 persen.
Kemudian, tingkat kesembuhan juga semakin baik yakni mencapai angka 84,02 persen, atau lebih tinggi dari angka kesembuhan dunia 69,56 persen.
Presiden pun meminta mayarakat untuk tidak lengah dan terus disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan sehingga gelombang kedua Covid-19 yang sangat merugikan upaya selama ini, tidak terjadi.
Pasalnya, negara masih mempunyai banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, salah satunya dengan jumlah pengangguran dan angkatan kerja baru yang besar dan membutuhkan lapangan pekerjaan.
“Kita harus fokus untuk bergerak ke depan, fokus pada upaya-upaya untuk keluar dari pandemi mempersiapkan vaksin dan program vaksinasi dengan cermat agar kita bisa bangkit dan pulih dari pandemi,” ujarnya.
Berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan Covid-19, total kasus positif Covid-19 hingga Rabu (3/12/2020) tercatat 549.508 orang. Pada saat yang sama, secara kumulatif kasus pasien yang sembuh dari virus Corona sebanyak 458.880 orang. Adapun, kasus meninggal kumulatif mencapai 17.199 orang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- KPK Panggil Gus Alex sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
- Jenazah Pilot ATR 42-500 Andy Dahananto Disambut Haru di Tigaraksa
- Tetangga Kenang Farhan, Copilot ATR yang Tewas di Bulusaraung
- Bulog Bakal Pakai Beras Premium untuk MBG dan Batalion TNI
- Tidak Boleh Tokoh Fiksi, Pekerjaan di KTP Diatur Ketat, Ini Daftarnya
Advertisement
Kasus Suami Hentikan Penjambret Berujung Damai, Pengawasan GPS Dicabut
Advertisement
Festival Lampion Dinosaurus Zigong Tarik Wisatawan ke Sichuan
Advertisement
Berita Populer
- KSP Mekarsari DIY Tunda Pencairan Dana, Nasabah Resah
- Polres Metro Jakpus Pastikan Es Gabus Viral Aman Dikonsumsi
- 16 Jenazah Korban Longsor Cisarua Tersimpan di Pos DVI, 80 Masih Dicar
- Kenangan Terakhir Keluarga Bersama Hariyadi Korban ATR 42-500 Karangan
- Dampak Angin Kencang Sleman: Puluhan Rumah Rusak, 2 Tewas dan 6 Luka
- Banjir Salju dan Hujan di Afghanistan Tewaskan 61 Orang, Ratusan Luka
- Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Gunungkidul, Warga DIY Rasakan Getaran
Advertisement
Advertisement



