Advertisement
Awan Panas Gunung Semeru, Penerbangan Lion Air dan Sriwijaya Air Masih Lancar
Sejumlah pesawat terpakir di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (24/4/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Pada Selasa (1/12/2020) dini hari telah terjadi luncuran awan panas Guguran Gunungapi Semeru. Kendati demikian kondisi tersebut tetap membuat operasional maskapai penerbangan berjalan lancar dan aman.
Corporate Communication Strategic Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro mengatakan sejauh ini tidak ada pengumuman resmi dari otoritas bandar udara atau notam setempat yang dapat mempengaruhi perubahan jadwal dan pergerakan pesawat Lion group.
Advertisement
Oleh karena itu penerbangan di wilayah tersebut masih berlangsung dengan aman dan terkendali. Maskapai swasta tersebut tak sampai harus melakukan reschedule dan reroute.
Baca juga: Perkembangan Terbaru Merapi: Potensi Awan Panas 5 Km, Intensitas Kegempaan Meningkat Tajam
“Kami mengambil keputusan operasional sesuai dengan pengumuman atau notice of air man [notam]. Ketika ada rekomendasi dan indikasi adanya gangguan, baru kami melakukan tindak lanjut,” ujarnya, Senin (1/12/2020).
Kondisi berbeda diambil oleh Lion Group atas penerbangan perdana Wings Air yang dijadwalkan pada 30 November 2020 menuju Kupang dan Lewoleba yang dapat melakukan penjadwalan ulang keberangkatan di hari berikutnya (reschedule) dan melakukan pengembalian dana (refund) sesuai aturan yang berlaku akibat erupsi Gunung Ile Lewotolok.
Hal tersebut dikarenakan berdasarkan pengumuman resmi dari otoritas bandar udara notam bahwa operasional Bandar Udara Wonopito, Lewoleba di Pulau Lembata, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (LWE) ditutup pada 29 November 2020 pukul 12.58 WITA (Waktu Indonesia Tengah) hingga 16.00 WITA sesuai operasional bandar udara.
Penutupan bandar udara adalah dampak dari erupsi dan aktivitas Gunung Ile Lewotolok. Sebagai informasi penting, material abu vulkanik (volcanic ash) dapat merusak pesawat udara, sehingga membahayakan penerbangan.
Tim Corporate Communication Sriwijaya Air juga menyampaikan sejauh ini operasi penerbangan Sriwijaya dan rute-rute penerbangan yang ada masih berlangsung dengan aman dan belum terdampak sejumlah erupsi aktivitas gunung api.
Baca juga: Tambah 110, Total Kasus Positif DIY Tembus 6.000
Sebagai informasi pada Selasa 1 Desember 2020 Pukul 01.23 WIB Bertempat di Pos KESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunung api Semeru alamat Gunung Sawur Ds. Kajar Kuning Desa Sumberwuluh Kec. Candipuro Kab. Lumajang telah terjadi dan teramati awan panas guguran jarak luncur 2000 Meter kearah Besuk Koboan terekam di Sismograf amak 20 mm lahar gempa sedang berlangsung.
Hingga pukul 05.40 WIB, awan panas guguran sudah sampai Besuk Kobokan, kondisi cuaca mendung dan awan hujan abu masih berlangsung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Listrik Kuba Kembali Padam Saat Tekanan Krisis Energi Meningkat
- Ledakan Petasan di Pamekasan Bongkar Produksi Berdaya Ledak Tinggi
- China Desak Penghentian Konflik Timur Tengah Saat Idulfitri
- Konflik Gas Iran-Qatar Picu Lonjakan Harga, Trump Berubah Arah
- Di Momen Lebaran Vladimir Putin Soroti Peran Muslim Rusia
Advertisement
Omzet Penjual Salak Jalan Jogja Solo Turun 40% Akibat Macet
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Como 1907 Pesta Gol demi Michael Bambang Hartono yang Wafat
- Prabowo Pilih Pertahankan Anggaran MBG daripada Dikorupsi
- Luar Biasa, Cah Gunungkidul Raih Podium Moto 3 Brasil
- Kemenhub Ancam Bekukan Izin Truk yang Nekat Langgar Aturan Lebaran
- Liga Spanyol 2026: Gol Tunggal Araujo Kokohkan Barcelona di Puncak
- Polres Wonosobo Pastikan Balon Udara Lebaran 2026 Wajib Ditambatkan
- Jadwal Lengkap KA Bandara Jogja-YIA Terbaru Senin 23 Maret 2026
Advertisement
Advertisement







