Tragis, Ibu di Mungkid Temukan Anaknya Meninggal Gantung Diri di Dalam Rumah

Lokasi penemuan warga gantung diri di Japun I Rt.05/10 Desa Paremono, Mungkid, Kabupaten Magelang. - Ist/dok Polres Magelang
22 November 2020 07:37 WIB Nina Atmasari News Share :

Harianjogja.com, MAGELANG- Seorang pemuda di Magelang nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Pria bernama Oki Setiawan Satya Husada, 24 Tahun, Alamat Japun I Rt.05/10 Desa Paremono, Mungkid, Kabupaten Magelang itu ditemukan meninggal di rumahnya.

Kejadian ini pertama kali diketahui oleh sang ibu, Nurwahyati, 61. Saat memasuki rumah, ia melihat kamar korban terkunci dan dari ruang tamu ia lihat ada tali yang diikat di kayu penyangga rumah menjulur ke dalam kamar.

"Saksi seketika itu langsung berteriak meminta tolong tetangga sekitar untuk bisa dilakukan pertolongan namun ternyata korban sudah tidak bergerak dalam kondisi tergantung sarung yang diikat pada kayu penyangga tiang rumah,” jelas Kapolsek Mungkid AKP Muhammad Ahdi.

Baca juga: Pelaku Pembunuhan di Lapangan Kentungan Akhirnya Tertangkap

Polsek Mungkid Polres Magelang bertindak cepat menindaklanjuti (quick respon) informasi tersebut.

Polsek Mungkid bersama Koramil Mungkid dipimpin langsung Kapolsek langsung mengamankan lokasi kejadian.

Lebih lanjut dikatakan Ahdi, saat personil persiapan menuju tempat kejadian, mereka menghubungi tim medis dari Puskesmas Mungkid dan unit Inafis Satreskrim Polres Magelang yang mempunyai kewenangan dan kompetensi pemeriksaan mayat.

Baca juga: Beredar Pesan Berantai tentang Klaster Covid-19 di RSUP Dr Sardjito, Begini Tanggapan RS

Pemeriksaan mayat (korban) dilakukan dengan standar protokol kesehatan guna mencegah mata rantai penyebaran Covid 19 yang sampai saat ini masih belum mereda. "Hasil pemeriksaan dokter Puskesmas Mungkid, tidak ada tanda tanda kekerasan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ahdi berharap peristiwa ini tidak berulang. Ia berharap masyarakat apabila ada permasalahan hendaknya dapat dilaporkan kepada perangkat desa dan Bhabinkamtibmas serta Babinsa yang menjadi pelayan masyarakat di desa.