Australia Beri Utang Rp15,3 Triliun untuk Indonesia

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan pemaparan dalam seminar Indonesia Economic & Investment Outlook 2020 di Jakarta, Senin (17/2/2020). - JIBI/Bisnis.com/Himawan L Nugraha
12 November 2020 13:37 WIB Edi Suwiknyo News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Pemerintah Australia meminjami pemerintah Indonesia A$1,5 miliar atau Rp15,3 triliun untuk penanganan pandemi Covid-19.

kesepakatan ini diungkapkan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat memberikan pernyataan terkait kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Australia dalam menanggulangi pandemi Covid -19.

"Ini adalah salah satu dukungan yang sangat kami hargai," kata Sri Mulyani, Kamis (12/11/2020).

Pinjaman bilateral dari Australia tersebut, menurut Sri Mulyani, benar-benar memberi ruang untuk bermanuver serta mendiversifikasi risiko fiskal.

Artinya dengan pinjaman itu, pemerintah tidak hanya dapat mengatasi Covid-19, membantu orang, membantu komunitas bisnis, usaha kecil menengah, tetapi juga menjaga keamanan dan kesinambungan fiskal nasional.

Sri Mulyani menekankan bahwa pandemi menjadi tantangan bukan hanya bagi pemerintah Indonesia, tetapi pemerintahan di negeri jiran lainnya. Dalam konteks itu, lanjut dia, hubungan kerja sama dan kemitraan dengan Australia merupakan sesuatu yang perlu diapresiasi.

Kemitraan tersebut tidak hanya menunjukkan hubungan antara Australia dan Indonesia yang sangat kuat tetapi juga pemahaman sebagai negara tetangga.

"Kami memiliki tujuan bersama untuk memulihkan dan memperkuat karena kita tidak bisa sembuh sendiri dengan pandemi Covid ini," jelasnya

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia