Diduga Berkontak dengan Pelaku Penyerangan di Prancis, Seorang Pria Ditahan

Tiga orang, dua wanita dan seorang pria, tewas dalam serangan penikaman teroris pada Kamis pagi di jantung kota Nice, Prancis, Kamis (29/10/2020). - REUTERS/Eric Gaillard
31 Oktober 2020 05:57 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, PARIS- Sebuah sumber menyebutkan bahwa seorang pria berusia 47 tahun ditahan karena dicurigai telah melakukan kontak dengan pelaku serangan pisau maut pada Kamis (29/10/2020) di Nice, Prancis. Sumber tersebut berasal dari pengadilan.

Pada Kamis, seorang penyerang bersenjatakan pisau dengan meneriakkan "Allahu Akbar" (Allah Maha Besar) memenggal seorang perempuan dan membunuh dua orang lainnya di sebuah gereja di kota Prancis itu. Si penyerang kemudian ditembak oleh polisi dan dibawa pergi.

Sumber itu mengatakan bahwa pria 47 tahun itu, yang diduga telah melakukan kontak dengan penyerang, telah ditahan pada Kamis malam. Sumber tersebut membenarkan laporan sebelumnya di BFM TV.

Baca juga: Gereja di Prancis Diserang, 3 Tewas Salah Satunya Perempuan dengan Kepala Terpenggal

Kepala jaksa anti teroris Prancis, Jean-Francois Ricard, mengatakan pria yang diduga melakukan serangan itu adalah seorang warga Tunisia.

Warga Tunisia itu disebutkan lahir tahun 1999 dan tiba di Eropa pada 20 September di Lampedusa.

Lampedusa adalah pulau Italia di lepas Tunisia yang merupakan titik pendaratan utama bagi para migran dari Afrika.

Sumber keamanan Tunisia dan sumber polisi Prancis mengungkapkan nama tersangka penyerang sebagai Brahim Aouissaoui.

Ricard mengatakan tersangka penyerang memasuki kota dengan kereta api pada Kamis pagi.

Sumber : Antara