27 Bumil Positif Covid-19, Warga Magelang Diajak Gotong Royong Hadapi Pandemi

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang, Retno Indriastuti dan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi. - Harian Jogja/Nina Atmasari
25 Oktober 2020 12:27 WIB Nina Atmasari News Share :

Harianjogja.com, MAGELANG- Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang menemukan sebanyak 27 ibu hamil (bumil) yang tersebar di wilayah ini terkonfirmasi positif Covid-19. Karenanya, kampanye disiplin protokol kesehatan terus ditingkatkan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang, Retno Indriastuti menyebutkan temuan 27 bumil positif Covid-19 tersebut berdasarkan hasil swab masif yang dilakukan dari 7 September sampai 21 Oktober 2020.

"Dari jumlah itu, ada yang sudah sembuh maupun masih dalam proses penyembuhan. Penanganan tersebut dilakukan baik terhadap bumil maupun calon bayinya," katanya, Jumat (23/10/2020).

Baca Juga: Komunitas Ini Sukses Sulap Limbah Organik Menjadi Cairan Serbaguna

Ia menjelaskan hingga saat ini Dinkes masih terus melakukan swab masif dengan sasaran lansia, bumil, komorbid, kontak erat, nakes dan pelaku perjalanan. Upaya ini dilakukan untuk mengendalikan penyebaran Virus Covid-19.

Retno menambahkan dari jumlah itu masih ada yang masih dalam proses penyembuhan. "Masih proses, belum. Berapa yang masih proses," ujarnya.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi berharap partisipasi warga saat ada kasus positif Covid-19. Menurutnya, jumlah tenaga kesehatan yang dimiliki Pemerintah sangat terbatas sehingga tidak mampu menjangkau keseluruhan yang dibutuhkan oleh pasien.

"Saat ada kasus, penanganan bisa dilakukan gotong royong. Tenaga kesehatan tidak akan mampu menjangkau titik-titik di dusun dan RW. Dukungan kerjasama dan partisipasi masyarakat akan sangat menentukan penangan Covid-19," katanya.

Ia berharap dengan adanya gotong royong dalam menangani pandemi ini, maka kasus konfirmasi bisa menurun dan kesembuhan meningkat. Upaya ini membutuhkan kerjasama dari pemda, polres, kodim, tomkoh masyarakat, ulama dan partisipasi warga.

Baca Juga: Soal Permenkumham 26/2020, Begini Tanggapan Artis yang Menikah dengan Bule

Nanda menyebutkan hal yang paling penting dalam menangani Covid-19 secara efektif adalah peningkatan disiplin protokol kesehatan. "Peningkatan disiplin protokol kesehatan harus kita galakkan dan terus upayakan untuk sosialisasikan agar tidak kendor," katanya.

Protokol kesehatan yang dimaksud di antaranya menghindari kerumunan dan tidak menimbulkan kerumunan. Selain itu, juga menggunakan masker sehingga bisa saling menjaga diri sendiri dan juga orang lain di sekitarnya. Tak berhenti, ia juga mengingatkan warga untuk sering mencuci tangan dengan sabun.

"Jika semua disiplin maka Covid-19 di kabupaten Magelang akan menurun tajam dan kasus ini bisa kita tangani dengan baik," katanya.