PNBP Tembus Rp492,3 Triliun, Kemenkeu Antisipasi Beban Subsidi
PNBP mencapai Rp492,3 triliun hingga September 2026. Kemenkeu berupaya menambah penerimaan saat subsidi dan kompensasi naik menjadi Rp376,8 triliun.
Tangkapan layar video Ketua DPRD tidak hafal Pancasila./Istimewa-Instagramomg.indonesia.id.
Harianjogja.com, PASER - Belum lama ini, Ketua DPRD Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, Hendra Wahyudi mendadak viral di media sosial. Ia viral karena gagal melafalkan sila-sila Pancasila di depan para demostran yang berunjuk rasa.
Video viral Ketua DPRD gagal melafalkan Pancasila itu, salah satunya diunggah oleh akun Instagram @omg.indonesia.id.
Dalam video tersebut terlihat ada lima orang yang nampaknya merupakan anggota DPRD. Mereka dikelilingi para demonstran, yang menolak UU Cipta kerja.
Salah satu anggota DPRD yang memakai baju setelan safari warna abu-abu, memegang mikrofon di tangannya. Pria itu melafalkan satu per satu sila Pancasila, yang kemudian diikuti secara serentak oleh para pendemo.
Anggota DPRD itu pun juga tampil percaya diri saat melafalkan bunyi sila-sila Pancasila tersebut. Dari sila pertama hingga sila ketiga, anggota DPRD ini tidak menemui hambatan.
Namun tak disangka, pada separuh sila keempat anggota Dewan tersebut keliru saat melafalkan isi sila keempat.
“Empat: Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan,” ujar anggota DPRD tersebut.
Padahal, bunyi sebenarnya dari sila keempat adalah: ”Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan.”
Sontak saja massa yang mendengar kekeliruan tersebut langsung menyoraki anggota DPRD itu.
Diteriaki Demonstran
“Salah woi! Salah! Wooo! Wooo!” teriak para demonstran.
Anggota DPRD tersebut pun terlihat meminta bantuan teman di sebelahnya dengan cara dibisiki di telinganya. Karena cukup lama, para demonstran pun terus meneriaki anggota DPRD itu, “Pak Malu pak, Malu,” teriak demonstran.
Bahkan, dalam video itu, ada seorang yang sujud karena mendapati anggota DPRD-nya yang tidak hafal Pancasila. Pemuda itu kemudian maju ke depan, sambil berteriak: “Ya Allah, pemimpin kami tidak hafal Pancasila Ya Allah.”
Video ini pun berhasil menuai komentar netizen di akun Instagram tersebut. Banyak Netizen yang mengaku kecewa terhadap anggota DPRD itu.
“Dia yg ga hafal gua yg malu,” ungkap akun Instagram @ika_f25.
“Ini akibat terpilih nya dari jalur evakuasi.. hadeww.. belajar lg yah Pak baru ngadepin pendemo..” ujar akun Instagram ony_roberto.
“Hafal aja tidak apalagi menerapkan,” kata akun Instagram @apris_arifin.
“Semua yang daftar sebagai pejabat yuk test SKD macam CPNS,” tulis akun Instagram @ditiu.
Insiden DPRD tidak hafal Pancasila ini terjadi di Kantor DPRD Paser, Jalan Gajah Mada Tana No.36, Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur.
Laki-laki yang salah melafalkan Pancasila ini diduga adalah Ketua DPRD Paser Hendra Wahyudi. Dia menjabat sebagai Ketua DPRD untuk periode 2019-2024.
Hendra Wahyudi diketahui adalah politikus dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
PNBP mencapai Rp492,3 triliun hingga September 2026. Kemenkeu berupaya menambah penerimaan saat subsidi dan kompensasi naik menjadi Rp376,8 triliun.
KPK membuka peluang memeriksa Kepala BNPB Suharyanto dalam kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa berdasarkan kebutuhan penyidik.
Portal pembatas ketinggian 4,2 meter dipasang di Ring Road Utara Sleman selama 24 jam. Kendaraan tinggi diminta menggunakan jalur alternatif.
DPAD DIY dan DPRD DIY menggelar bedah buku Tidak Lagi Diam untuk mengedukasi masyarakat tentang pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak
Como 1907 kalah 2-3 dari Feyenoord di Liga Champions. Gol bunuh diri Robert Sanchez membuat tim asuhan Cesc Fabregas gagal membawa pulang poin.
Prakiraan cuaca DIY Kamis 15 Oktober 2026, seluruh wilayah diprediksi cerah berawan dengan suhu tertinggi 35 derajat Celsius di Sleman dan Jogja.