Penjelasan BKN tentang Kabar Rekrutmen 1 Juta Guru pada 2021

Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi, memantau guru di Sekolah Menengah Pertama Negeri 9 Jogja melaksanakan pembelajaran jarak jauh, Senin (3/8/2020).-Harian Jogja - Lugas Subarkah
07 Oktober 2020 12:47 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Pemerintah berencana merekrut 1 juta guru pada tahun 2021. Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana angkat bicara soal rencana tersebut.

Menurutnya, hal tersebut merupakan usulan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan masih perlu didiskusikan.

Baca juga: Operasi Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan di Sleman Sudah Sampai ke Desa-Desa

“Itu usulan Kemendikbud untuk PPPK(pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja). Tapi belum selesai dibahas. Masih banyak masalah teknis yang perlu didiskusikan,” katanya saat dihubungi, Rabu (7/10/2020).

Bima mengatakan hal teknis yang masih perlu didiskusikan salah satunya terkait dengan masalah anggaran. Hal ini mengingat bahwa gaji untuk guru baik yang berstatus sebagai PNS maupun PPPK dibebankan kepada pemerintah daerah.

“Contoh saja, guru itu pegawai daerah, bukan pegawai Kemendikbud. Jadi yang harus mengusulkan adalah daerah. Kemendikbud tidak bisa mengusulkan. Gaji nanti harus dari APBD (DAU), tidak bisa dari APBNnya Kemendikbud dan lain-lain. Banyak (hal teknis lainnya),” ujarnya.

Baca juga: Wapres Minta ASN Perhatikan Soal Pelanggaran Netralitas

Lebih lanjut dia menekankan bahwa rekrutmen harus tetap dilakukan secara hati-hati. Pasalnya Indonesia belum pernah merekrut ASN baik PNS maupun PPPK dalam jumlah yang besar.

“Rekrutmen 1 juta orang itu luar biasa besar. Harus hati-hati. Indonesia belum pernah merekrut sebanyak itu,” pungkasnya.

Berita ini sudah ditayangkan di Okezone dengan judul Rekrutmen 1 Juta Guru pada 2021, Begini Penjelasan BKN

Sumber : Suara.com