Bupati Ahmed Zaki Kecam Aksi Vandalisme di Musala Darussalam

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar - Antara
30 September 2020 09:57 WIB Muhammad Khadafi News Share :

Harianjogja.com, TANGERANG - Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan pelaku vandalisme atau corat-coret di Musala Darussalam, Perumahan Villa Tangerang Elok, Pasar Kemis, telah ditangkap polisi. Di

Zaki pun mengecam aksi vandalisme di rumah ibadah. “Saya mengecam aksi vandalisme rumah dan tempat-tempat ibadah, apabila ada aksi-aksi seperti ini, segera laporkan ke pihak berwajib," kata Zaki, Rabu (30/9/2020).

BACA JUGA : Vandalisme: Antara Iseng & Eksistensi

Zaki memberikan apresiasi kepada aparat keamanan yang sudah bekerja keras untuk mengatasi aksi vandalisme tersebut.

 “Saya memberikan apresiasi kepada Polsek Pasar Kemis dan Polres kota Tangerang yang dengan cepat dapat mengungkap pelakunya," ujarnya.

Bupati Tangerang pun mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tetap waspada dan menjaga keamanan di lingkungan masing-masing.

“Mari kita tingkatkan sistem keamanan lingkungan (siskamling) kita untuk saling menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di lingkungan masing-masing,” kata Zaki.

BACA JUGA : Bangunan Cagar Budaya di Sleman Jadi Korban Vandalisme

Sementara itu, Kapolresta Tangerang Ade Ary menyampaikan, Selasa (29/9/2020) malam, tepatnya pukul 19.00 WIB, berdasarkan hasil olah TKP, pemeriksaan saksi-saksi dan alat bukti yang ada, pelaku (S) berhasil diamankan di rumahnya.

"Hasil interogasi oleh Polsek Pasar Kemis, pelaku mengakui telah melakukannya dan saat ini pelaku sudah di bawa ke Polresta Tangerang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," kata Ade Ary.

Dia menjelaskan, setelah dilakukan olah TKP, aparat dibantu warga sekitar memebrsihkan musala. Dengan demikian saat magrib sudah dapat kembali digunakan oleh masyarakat.

Adapun aksi vandalisme tersebut menjadi sorotan warganet karena cuitan Muhammad Said Didu.

BACA JUGA : Sleman Kaji Kebijakan Penanggulangan Vandalisme

"Malam ini memgunjungi Mushollah Darussalam Pasat Kemis, Tangerang yg dicoret2 orang yg tdk bertanggung jawab - termasuk merusak/pilox Al Qur'an serta merusak sound sistem meshollah lain dekat mushollah tsb," tulisnya melalui akun Twitter @msaid_didu.

Nama Said Didu cukup viral karena dikenal berseberangan dengan pemerintahan Presiden Joko Widodo periode kedua. Mantan Staf Khusus Menteri ESDM 2014--2016 ini juga sempat berselisih dengan  Luhut Binsar Panjaitan.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia