Update Corona: Anjlok, Uji Spesimen Hanya 27.525

nDokter patologi klinik menunjukkan cara kerja alat Polymerase Chain Reaction (PCR) di Ruang Ektraksi DNA dan RNA Laboratorium Mikrobiologi RSUD Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (20/6/2020). Pengoperasian alat PCR yang dapat memeriksa 1.000 sampel tersebut, diharapkan bisa mempercepat waktu untuk mengetahui hasil pemeriksaan pasien yang diduga terinfeksi virus corona atau Covid-19 di Sidoarjo. ANTARA FOTO - Umarul Faruq\\n
21 September 2020 19:17 WIB Nindya Aldila News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Jumlah spesimen Covid-19 yang berhasil diperiksa pada Senin (21/9/2020) kembali di bawah target pemerintah. Jumlah spesimen yang diperiksa hanya mencapai 27.525 sampel.

Jumlah tersebut menunjukkan penurunan jauh dibandingkan capaian sehari sebelumnya yang telah mencapai 36.753 spesimen. Anjloknya jumlah spesimen yang diperiksa kerap terjadi pada Senin lantaran sejumlah lab PCR libur pada akhir pekan.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan hingga Senin (21/9/2020), hingga pukul 12.00 WIB, terdapat 63 laboratorium yang belum melapor hasil pemeriksaan PCR.

Sejak awal September 2020, jumlah spesimen yang diperiksa telah menunjukkan peningkatan dan memenuhi target yang dipatok di atas 30.000.

Dengan demikian total spesimen yang selesai diperiksa hingga Senin mencapai 2.950.173 spesimen yang berasal dari 1.743.000 orang.

Secara nasional, penambahan kasus baru konfirmasi positif Covid-19 di Indonesia pada hari ini mencatat rekor tertinggi yakni 4.176 kasus. Dengan demikian, total kasus positif menjadi 248.852 orang.

Adapun, kasus sembuh pada hari ini bertambah 3.470 orang sehingga totalnya menjadi 180.797 orang, sedangkan kasus meninggal akibat virus Corona bertambah 124 sehingga totalnya menjadi 9.677 orang.

Sementara itu, positivity rate pada hari ini tercatat sebesar 14,3 persen atau meningkat jika dibandingkan hari sebelumnya yaitu 14,2 persen,

Selain itu, pada hari ini tercatat ada 108.880 orang yang berstatus suspek, Di sisi lain, seluruh provinsi di Indonesia dan 494 kabupaten/kota telah terdampak Covid-19.

Sumber : Bisnis.com