Advertisement
Tambang Freeport Masih Simpan Potensi Bijih 2 Miliar Ton
Truk diparkir di tambang terbuka tambang tembaga dan emas Grasberg di dekat Timika, Papua, pada 19 September 2015. - Antara/Muhammad Adimaja
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - PT Freeport Indonesia (PTFI) mengidentifikasi tambang bawah tanah di wilayah kerjanya di Papua masih menyimpan potensi sumber daya mineral yang belum tereksplorasi hingga 2 miliar bijih ton.
Seiring berhentinya operasi tambang terbuka Grasberg, saat ini PTFI telah mengalihkan sepenuhnya kegiatan produksi pada tambang bawah tanahnya, antara lain DOZ Block Cave, Grasberg Block Cave, Deep Level Level Zone (DMLZ), dan Big Gossan. Selain itu, terdapat cadangan bawah tanah yang belum dikembangkan, yakni Kucing Liar.
Advertisement
Menurut Presiden Direktur PTFI Tony Wenas, total cadangan tambang bawah tanah tersebut saat ini mencapai 1,3 miliar bijih ton yang bisa ditambang hingga 2052.
Namun, dia mengungkapkan di bawah lapisan cadangan yang telah terbukti tersebut masih terdapat potensi sumber daya yang belum tereksplorasi dan diperkirakan mencapai sekitar 2 miliar bijih ton.
"Ada potensi sumber daya 2 miliar ton. Kalau kami eksplorasi lanjutan barangkali bisa menjadi cadangan sekitar tambahan 1 miliar ton," ujarnya dalam webinar, Jumat (4/9/2020).
Dengan tambahan potensi cadangan tersebut, kata Tony, umur tambang Freeport bisa diperpanjang 10 tahun-15 tahun.
Meski demikian, Freeport tidak akan melakukan eksplorasi lanjutan potensi cadangan tersebut sebab izin penambangan Freeport akan berakhir pada 2041.
Adanya batasan kontrak tersebut juga membuat cadangan tambang Kucing Liar yang diproyeksi akan mulai diproduksi pada 2025, tidak akan tergarap sepenuhnya.
Tony mengungkapkan, sejak memulai pengembangan tambang bawah tanah pada 2004, Freeport telah menanamkan investasi hingga US$8 miliar. Ke depan, Freeport akan menggelontorkan investasi sekitar US$1 miliar per tahun hingga masa operasi berakhir pada 2041.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- MRP Kecam Penembakan Pilot Smart Air oleh KKB di Papua
- Satgas Ungkap 20 KKB Serang Pesawat Smart Air di Papua, Dua Kru Tewas
- DPR Desak SKB Tiga Menteri Atasi 11 Juta PBI BPJS Nonaktif
- Gempa Donggala M4,1 Guncang Sulteng, BMKG Ungkap Penyebabnya
- Pendaftaran Calon Pimpinan OJK Dibuka, Begini Tahapan dan Syaratnya
Advertisement
Advertisement
Festival Sakura 2026 di Arakurayama Batal, Turis Jadi Sorotan
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal DAMRI Bandara YIA ke Jogja Beroperasi Sabtu 14 Februari 2026
- Bantul Siapkan Rp658,7 Miliar untuk 11 Paket Pengadaan Swakelola 2026
- Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 14 Februari 2026
- AS Monaco Menang 3-1 atas Nantes, Naik ke Peringkat Tujuh Ligue 1
- KSPN Malioboro-Pantai Baron Layani Wisatawan Sabtu 14 Februari 2026
- Malioboro Full Pedestrian Masih Tunggu Infrastruktur dan Lahan Parkir
- Inflasi DIY Terkendali, Sultan Jogja Paparkan Langkah Stabilitas Harga
Advertisement
Advertisement








