Berubah Wujud Usai Terbakar, Gedung Kejaksaan Agung Malah Jadi Spot Selfie

Pesepeda berhenti dan berfoto di depan gedung Kejagung yang terbakar, Minggu (23/8/2020). (Suara.com - Novian Ardiansyah)
23 Agustus 2020 12:47 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Gedung Kejaksaan Agung kini menjadi objek foto lantaran penampakannya berubah drastis usai terbakar selama kurang lebih 11 jam lamanya. 

Bukan hanya foto, ramai pegowes atau pesepeda serta masyarakat yang rela berhenti demi menatap langsung gedung Kejagung yang kini tampak gosong.

Seperti biasa, pada Minggu pagi, jalanan di Ibu Kota banyak dilalui mereka pesepeda. Termasuk jalan di sekitar gedung Kejagung tepatnya di depan M Bloc Space.

Pantauan Suara.com--jaringan Harianjogja.com, mereka yang mayoritas pesepeda berhenti sejenak di depan gedung Kejagung hanya untuk sekadar melihat hingga mengabadikan momen melalui smartphone.

Tampak ada satu dua pesepada yang hanya memfoto gedung, tetapi ada juga yang mengabadikan momen dengan selfie atau berfoto dengan latar bekakang gedung Kejagung yang terbakar.

Baca Juga: Gedung Kejaksaan Agung Kebakaran

Tidak lama usai foto, mereka kemudian melanjutkan bersepeda. Adapun aksi foto-foto itu dilakukan di jalan sebrang gedung Kejagung mengarah ke Blok M.

Di jalur tersebut memang tidak tampak penjagaan maupun garis polisi sehingga masyarakat bebas berjalan.

Kendati begitu, untuk akses kendaraan roda dua maupun roda empat masih ditutup lantaran belasan unit mobil pemadam kebakaran dan petugasnya masih bersiaga.

Sebelumnya, Kebakaran di Gedung Kejaksaan Agung RI di Jalan Sultan Hasanudin Dalam, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan akhirnya bisa dipadamkan usai sekitar 11 jam lamanya terbakar.

Informasi itu diunggah melalui Twitter Dinas Pemadaman Kebakaran (Damkar) DKI Jakarta melalui akun @humasjakfire.

"Pukul 06.28, api yang menghanguskan gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) RI di Jl. Sultan Hasanudin Dalam No.1, Kel. Kramat Pela, Kec. Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, sudah dapat dipadamkan," tulis akun @humasjakfire yang dikutip Suara.com, Minggu pagi.

Dalam kebakaran yang terjadi sejak Sabtu (22/8/2020) malam sekitar pukul 19.10 WIB itu, Damkar DKI mengerahkan 65 unit mobil pemadam kebakaran.

Baca Juga: Penelitian: 98 Persen Pelepasan Nyamuk Wolbachia Tak Berisiko dan Kasus Demam Berdarah Berkurang

Dalam video yang diunggah Damkar DKI di Twitter, tampak hampir seluruh gedung utama Kejagung RI hangus terbakar.

Pada Minggu pagi, tampak sejumlah mobil damkar masih melakukan pendinginan. Dalam video itu tak tampak ada api yang menyala, hanya asap hitam masih mengepul.

Sementara tembok gedung Kejagung sudah tampak kusam putih kehitaman bekas terbakar.

Sementara itu, Polda Metro Jaya menyelidiki penyebab kebakaran Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) setelah proses pemadaman api selesai.

"Sampai saat ini apa penyebabnya kami masih akan menunggu, kami akan lakukan penyelidikan," ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Nana Sudjana, Sabtu (22/8/2020).

Berdasarkan informasi dari anggota di lokasi kejadian, Nana menyebutkan titik api pertama kali ditemukan di lantai enam Gedung Kejagung.

Kemudian api merembet hingga lantai satu di sayap kanan Gedung Kejagung.

Saat ini, pihaknya berfokus mengevakuasi tahanan, serta barang-barang dari gedung yang bisa diselamatkan.

"Jangan sampai yang tidak terbakar ikut terbakar barang-barang, hal-hal yang penting kita upayakan untuk evakuasi," ujar Nana sebagaimana dilansir Antara.

Memasuki Minggu dini hari, sudah ada sebanyak 45 unit pemadam kebakaran yang diturunkan guna memadamkan api yang sudah melalap lantai satu hingga enam di sisi utara dari Gedung Kejaksaan Agung itu.

Sumber : suara.com