Partai Demokrat Resmi Tunjuk Joe Biden untuk Lawan Trump di Pemilu AS 2020

Mantan Wakil Presiden AS Joe Biden, yang mencalonkan diri pada pemilihan presiden tahun ini mewakili Partai Demokrat, berkampanye di pabrik perakitan Mack FCA (Fiat Chrysler Automobiles) di Detroit, Michigan, Amerika Serikat, Selasa (10/3/2020). - Reuters
19 Agustus 2020 14:07 WIB Hadijah Alaydrus News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Joe Biden secara resmi ditunjuk sebagai calon presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat di konvensi partai tersebut Selasa (18/8/2020).

Pengesahan tersebut disambut dengan testimoni dukungan dari negarawan AS. Dua mantan presiden AS dari Partai Demokrat, Bill Clinton dan Jimmy Carter, dan mantan Menteri Luar Negeri Colin Powell yang seorang Republikan mendukung pencalonan Biden.

Bill Clinton mengungkapkan jiwa kepemimpinan itu sangat penting. Menurutnya, Presiden Donald Trump telah membawa kekacauan ke Ruang Oval, Gedung Putih.

"Donald Trump mengatakan kita memimpin dunia. Ya, kita hanya negara dengan industri maju yang memiliki kenaikan jumlah pengangguran hingga tiga kali lipat," sindir Bill Clinton dalam rekaman pidatonya untuk konvensi partai, dikutip dari BBC.

Dia menegaskan saat sulit seperti saat ini, Ruang Oval seharusnya menjadi pusat pemandu bukan pusat badai.

“Pilihan kami jelas: pegawai negeri berpengalaman yang stabil yang dapat membawa kami keluar dari krisis ini seperti yang dia lakukan sebelumnya atau orang yang hanya tahu bagaimana menyangkal dan mengalihkan perhatian,” kata Stacey Abrams, anggota Partai Demokrat yang kalah dalam persaingan kursi Gubernur Georgia pada 2018.

Dia menegaskan bahwa Amerika membutuhkan Joe Biden.

Michelle Obama dan Senator Bernie Sanders sebelumnya telah menyerukan kepada pemilih AS bahwa Partai Demokrat adalah solusi yang tepat untuk memperbaiki masalah Negeri Paman Sam tersebut, baik di dalam negeri dan di luar negeri.

Dikutip dari Bloomberg, Biden menerima 2.374 suara delegasi dalam konvensi Partai Demokrat.

Ini adalah pencalonan ketiga Biden dan dia mewakili perubahan haluan yang luar biasa mengingat kampanyenya terancam gagal pada bulan Februari.

Saat ini, posisi Trump tertinggal dari Biden dalam jajak pendapat menjelang pemilihan November 2020.

"Baiklah, terima kasih banyak dari lubuk hati saya," kata Biden menanggapi kemenangan pencalonannya.

"Terima kasih semua. Itu sangat berarti bagi saya dan keluarga saya. Dan sampai jumpa pada hari Kamis. Terima kasih terima kasih terima kasih."

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia