PUPR Bangun 4 Gerbang untuk Pengembangan Candi Borobudur

Petugas Balai Konservasi Borobudur menyemprotkan disinfektan pada sebuah stupa Candi Borobudur untuk mengantisipasi Virus Corona (COVID-19). - Antara/Heru Suyitno
09 Agustus 2020 13:57 WIB Arif Gunawan News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah mengembangkan beberapa kawasan wisata di sekitar Candi Borobudur. Hal ini untuk menindaklanjuti tugas Presiden Joko Widodo pada 2020, 

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menjelaskan kawasan Borobudur telah ditetapkan sebagai salah satu KSPN Prioritas atau 10 Bali Baru yang dikembangkan berdasarkan Peraturan Presiden No. 3/2016.

"Di bidang jalan dan jembatan, kami melakukan rehabilitasi jalan dan penataan trotoar di KSPN Borobudur sepanjang 24,5 Km, serta preservasi dan pelebaran jalan akses menuju ke Kawasan Candi Borobudur," ujarnya dalam siaran pers, Minggu (9/8/2020).

Preservasi dan pelebaran jalan akses tersebut dilakukan pada Jalan Sentolo – Nanggulan – Dekso, Jalan Pringsurat – Secang – Keprekan, Jalan Keprekan – Muntila – Salam, dan Jalan Keprekan – Borobudur dengan total Panjang 63 Km. Selain itu, akan dibangun juga 2 jembatan pejalan kaki, yaitu Jembatan Elo Mendut dan Jembatan Kali Progo sebagai akses berjalan kaki bagi wisatawan yang berkunjung ke Candi Borobudur, Candi Mendut, dan Candi Prambanan.

Pada bidang permukiman, Kementerian PUPR akan membangun 4 gerbang, yaitu Gerbang Blondo, Gerbang Kembanglimus, Gerbang Klangon, dan Gerbang Palbapang sebagai penanda masuk pariwisata Candi Borobudur. Adapun, di dalam area Candi Borobudur sendiri, jalan boulevard menuju candi akan dilakukan pelebaran sebesar 2 m.

Sumber : bisnis.com