Wapres Ma'ruf Amin Turun Tangan Tengahi Polemik POP Kemendikbud

Wakil Presiden Ma'ruf Amin memberikan pernyataan pers lewat telekonferensi dengan wartawan dari rumah dinas wapres di Jakarta, Senin (8/6/2020) - Antara
05 Agustus 2020 10:17 WIB Rayful Mudassir News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Wakil Presiden Ma'ruf Amin tengah fokus menyelesaikan problem yang membelit Program Organisasi Penggerak (POP).

Hal itu disampaikan oleh Jubir Wakil Presiden, Masduki Baidlowi kepada Bisnis, Selasa (4/8/2020). Penyelesaian persoalan itu, jelasnya, merupakan satu dari sejumlah agenda lain yang masih menjadi fokus kerja Abah, sapaan akrab Wapres Ma'ruf.

Wapres, jelas Cak Duki, sapaan akrab Masduki, menjadi penengah untuk menyelesaikan perkara tersebut. Seperti diketahui, program milik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan itu mengalami gejolak setelah sejumlah organisasi besar seperti Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama dan PGRI memilih keluar dari agenda kementerian itu.

BACA JUGA : Kemendikbud Tanggapi Mundurnya NU dan Muhammadiyah

“Sampai sekarang masih proses negosiasi lah ya walaupun memang agak mengeras karena dari awal memang ada miskomunikasi," jelas Cak Duki.

Menurutnya, Wapres Ma'ruf juga telah memanggil Mendikbud Nadiem Makarim untuk mendengarkan penjelasan terkait program tersebut. Keterlibatan Wapres diharapkan mambu memberikan solusi atas kondisi tersebut.

"Abah mencoba menjembatani itu. Kemudian dipanggillah Mendikbud, bagaimana sebaiknya, ceritanya dan sebagainya supaya jalan,” jelasnya.

Selain menyelesaikan kendala pada program itu, Cak Duki mengatakan Wapres juga bertanggung jawab pada kebijakan reformasi birokrasi. Program ini dinilai cukup strategis untuk perbaikan aparatur sipil negara (ASN).

Sebagai pertemuan lanjutan, Ma`ruf Amin akan menggelar pertemuan dan memimpin sidang terhadap proses keberlanjutan birokrasi reformasi. Kegiatan ini rencananya akan diikuti oleh Pemda seluruh Indonesia, dan Sekjen kementerian.

BACA JUGA : Program Organisasi Penggerak Akan Dievaluasi, Nadiem 

“Banyak sekali kegiatan-kegiatan Abah yang tidak dipublikasi dengan baik. Abah kan orangnya mau dikatakan apa kek, [kata Wapres] yang penting saya mengabdi untuk negara dan saya bekerja sungguh-sungguh. Kan itu prinsip Abah selama ini.”

Selain itu, Wapres belakangan cukup berkonsentrasi pada pengembangan UMKM di Tanah Air. Dia bersama Menkeu dan Menkop UKM menggerakkan kembali usaha kecil yang terpuruk akibat pandemi Covid-19 berkepanjangan.

“Itu juga saya kira pekerjaan-pekerjaan yang selama ini diperankan dengan baik oleh Wapres untuk gagasan mengenai umkm supaya menjadi penggerak ekonomi,” terangnya.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia