Advertisement
Wapres Ma'ruf Amin Turun Tangan Tengahi Polemik POP Kemendikbud
Wakil Presiden Ma'ruf Amin memberikan pernyataan pers lewat telekonferensi dengan wartawan dari rumah dinas wapres di Jakarta, Senin (8/6/2020) - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Wakil Presiden Ma'ruf Amin tengah fokus menyelesaikan problem yang membelit Program Organisasi Penggerak (POP).
Hal itu disampaikan oleh Jubir Wakil Presiden, Masduki Baidlowi kepada Bisnis, Selasa (4/8/2020). Penyelesaian persoalan itu, jelasnya, merupakan satu dari sejumlah agenda lain yang masih menjadi fokus kerja Abah, sapaan akrab Wapres Ma'ruf.
Advertisement
Wapres, jelas Cak Duki, sapaan akrab Masduki, menjadi penengah untuk menyelesaikan perkara tersebut. Seperti diketahui, program milik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan itu mengalami gejolak setelah sejumlah organisasi besar seperti Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama dan PGRI memilih keluar dari agenda kementerian itu.
BACA JUGA : Kemendikbud Tanggapi Mundurnya NU dan Muhammadiyah
“Sampai sekarang masih proses negosiasi lah ya walaupun memang agak mengeras karena dari awal memang ada miskomunikasi," jelas Cak Duki.
Menurutnya, Wapres Ma'ruf juga telah memanggil Mendikbud Nadiem Makarim untuk mendengarkan penjelasan terkait program tersebut. Keterlibatan Wapres diharapkan mambu memberikan solusi atas kondisi tersebut.
"Abah mencoba menjembatani itu. Kemudian dipanggillah Mendikbud, bagaimana sebaiknya, ceritanya dan sebagainya supaya jalan,” jelasnya.
Selain menyelesaikan kendala pada program itu, Cak Duki mengatakan Wapres juga bertanggung jawab pada kebijakan reformasi birokrasi. Program ini dinilai cukup strategis untuk perbaikan aparatur sipil negara (ASN).
Sebagai pertemuan lanjutan, Ma`ruf Amin akan menggelar pertemuan dan memimpin sidang terhadap proses keberlanjutan birokrasi reformasi. Kegiatan ini rencananya akan diikuti oleh Pemda seluruh Indonesia, dan Sekjen kementerian.
BACA JUGA : Program Organisasi Penggerak Akan Dievaluasi, Nadiem
“Banyak sekali kegiatan-kegiatan Abah yang tidak dipublikasi dengan baik. Abah kan orangnya mau dikatakan apa kek, [kata Wapres] yang penting saya mengabdi untuk negara dan saya bekerja sungguh-sungguh. Kan itu prinsip Abah selama ini.”
Selain itu, Wapres belakangan cukup berkonsentrasi pada pengembangan UMKM di Tanah Air. Dia bersama Menkeu dan Menkop UKM menggerakkan kembali usaha kecil yang terpuruk akibat pandemi Covid-19 berkepanjangan.
“Itu juga saya kira pekerjaan-pekerjaan yang selama ini diperankan dengan baik oleh Wapres untuk gagasan mengenai umkm supaya menjadi penggerak ekonomi,” terangnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- KPK Ungkap Alasan Negara Bisa Menyuap Negara di Kasus PN Depok
- Atraksi Naik Gajah Dilarang, Warga Diminta Melapor
- Kemensos Benahi PBI BPJS Kesehatan, 54 Juta Warga Belum Terdaftar
- Survei Indikator: TNI Jadi Lembaga Paling Dipercaya Januari 2026
- Pandji Dijadwalkan Jalani Peradilan Adat Toraja 10 Februari 2026
Advertisement
Parkir Stasiun Lempuyangan Dinilai Cukup, KAI Dorong Penertiban Liar
Advertisement
Siap-Siap Long Weekend! Libur Awal Ramadan Jatuh pada 18-20 Februari
Advertisement
Berita Populer
- AHY Targetkan Tanggul Laut di Pantura Bisa Tahan 200 Tahun
- February Sweet Deals Honda, Subsidi hingga Jutaan Rupiah
- PSS Sleman Genjot Latihan Jelang Putaran Ketiga
- Zat Besi, B12, dan Folat Penting untuk Perempuan
- iPhone 17e Mengintai, Chip A19 dan MagSafe dengan Harga Lebih Murah
- Siap-Siap Long Weekend! Libur Awal Ramadan Jatuh pada 18-20 Februari
- Janice Tjen Tantang Haddad Maia di Qatar Open 2026, Momentum Kejutan
Advertisement
Advertisement



