3.035 Pekebun Sawit Mandiri Disiapkan Ikuti Pelatihan Intensif di 2026
BPDP dan Ditjenbun Kementan menggandeng LPP Agro Nusantara menggelar 100 pelatihan bagi 3.035 pekebun sawit mandiri di tujuh provinsi.
Presiden Jokowi. /ANTARA FOTO-Sigid Kurniawan
Harianjogja.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai DIY memiliki kemampuan baik dalam menangani pandemi Covid-19. Selain DIY, ada empat daerah lainnya yang berasil menangani wabah dari virus mematikan itu yakni Bangka Belitung, Aceh, Sumatera Barat, dan Gorontalo.
Hal itu disampaikan Jokowi dalam acara pengarahan kepala daerah mengenai percepatan penyerapan APBD 2020 di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (15/7/2020). Pidato Presiden kemudian diunggah pada laman setkab.go.id.
BACA JUGA: 3 Pedagang Positif Covid-19, 2 Pasar di Bantul Ditutup Sementara
“Saya mengapresiasi kerja provinsi-provinsi. Bapak-Ibu sekalian para Gubernur, dan dalam penanganan Covid-19, ini dari seluruh parameter yang kita miliki memang DIY yang paling baik, Pak Wagub, nggih. Bangka Belitung, juga masuk, ini lima besar yang baik. Bangka Belitung, Pak Gub Aceh juga masuk. Yang ketiga, Sumbar juga masuk. Sumbar…, dan Gorontalo. Ini dengan parameter-parameter yang dimiliki oleh Gugus Tugas Pusat,” kata Jokowi dikutip dari laman setkab.go.id, sebagaimana dilansir INews.id.
Meski mengapresiasi lima daerah itu, Jokowi juga melihat daerah lainnya memiliki kinerja yang baik dalam menangani pandemi corona. Misalnya saja di Papua Barat. Di sana, kata dia, banyak pasien positif Covid-19 sudah sembuh.
“Tapi yang lain saya lihat juga pengendaliannya baik. Saya tadi baru berbicara misalnya dengan Pak Gubernur Mandacan–Papua Barat, pengendaliannya yang sembuh banyak dan yang meninggal empat [orang]. Ini, yang sekarang ini, target dunia itu sekarang bagaimana menekan angka kematian,” ujar Jokowi.
BACA JUGA: Sepekan, Dua Puskesmas di Banguntapan Ditutup karena Tenaga Kesehatan Positif Covid-19
Dia juga melihat daerah dengan tingkat kesembuhan yang tinggi. Menurut Jokowi, dua hal itulah yang sekarang sedang dikejar oleh negara-negara di dunia. “Karena apa? Mengendalikan Covid-19-nya, kasus positifnya sangat sulit, penekanannya ada di dua hal itu,” ucapnya.
“Tapi kalau bisa tiga-tiganya, kasus positifnya turun, berarti positivity rate-nya…, persentasenya juga turun tetapi angka kesembuhan dinaikkan, angka kematian diturunkan serendah-rendahnya. Bukan barang yang gampang tapi sekali lagi, ini bukan barang yang gampang,” kata mantan wali kota Solo itu.
Berita ini sudah tayang di INews.id dengan judul "Jokowi Apresiasi 5 Provinsi dengan Penanganan Covid-19 Terbaik, Jakarta Tak Termasuk".
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : INews.id
BPDP dan Ditjenbun Kementan menggandeng LPP Agro Nusantara menggelar 100 pelatihan bagi 3.035 pekebun sawit mandiri di tujuh provinsi.
Janice Tjen melaju ke babak 16 besar WTA 500 Mubadala DC Open 2026 setelah mengalahkan Rebecca Sramkova 6-4, 6-2 di Washington DC.
Ratusan percakapan pengguna Claude sempat muncul di Google. Insiden ini memicu kekhawatiran privasi karena sejumlah data sensitif ikut terindeks mesin pencari.
Spider-Man: Brand New Day dan The Odyssey siap mengguncang box office China. Bisakah keduanya menghentikan dominasi film lokal Kung Fu Soccer?
Porsche akan memangkas sekitar 9.000 tenaga kerja hingga 2035 sebagai bagian restrukturisasi di tengah penurunan penjualan di China dan melambatnya pasar kendar
Apple rilis iOS 26.6 dengan 75 perbaikan keamanan, persiapan Spotlight untuk iOS 27, dan notifikasi kontak. Update iPhone Anda sekarang!