Gempa M 6,7 Guncang Palu, Sejumlah Gedung di Untad Rusak
Gempa M 6,7 di Palu menyebabkan sejumlah bangunan Universitas Tadulako rusak. Gedung rektorat, auditorium, hingga RS Untad mengalami retakan dan kerusakan plafo
Ilustrasi kapal tenggelam./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA--KRI Teluk Jakarta-541 tenggelam pada kedalaman sekitar 90 meter di Perairan Timur Laut Pulau Kangean, Jawa Timur, Selasa (14/7/2020). Kapal tersebut tenggelam karena mengalami kebocoran saat melaksanakan operasi dukungan laut pergeseran logistik ke wilayah timur.
Kepala Penerangan TNI AL Laksamana Pertama TNI M Zaenal menyatakan musibah itu terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Gelombang laut di sekitar lokasi saat kejadian antara 2,5 meter sampai dengan empat meter.
"Seluruh ABK sejumlah 55 orang dalam keadaan selamat," katanya.
BACA JUGA : Kapal Vietnam Tabrak KRI TPD TNI AL di Natuna
Sebanyak 54 anak buah kapal (ABK) diselamatkan KM Tanto Sejahtera yang sedang berlayar di posisi 5 mil laut dari lokasi kejadian, sedangkan satu ABK lainnya ditolong KM Dobonsolo milik PT Pelni (Persero).
Saat ini KRI RE Martadinata-331 sedang berada di posisi KM Tanto Sejahtera menunggu cuaca baik melaksanakan transfer ABK, untuk selanjutnya akan dibawa ke Surabaya.
BACA JUGA : Basarnas : Kemungkinan Banyak Korban Terjebak di Bangkai
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gempa M 6,7 di Palu menyebabkan sejumlah bangunan Universitas Tadulako rusak. Gedung rektorat, auditorium, hingga RS Untad mengalami retakan dan kerusakan plafo
Pemkab Bantul memberikan BPJS Kesehatan gratis bagi 544 warga terdampak TPA Piyungan sebagai bentuk perlindungan kesehatan dan kompensasi.
Prabowo menerima laporan haji 2026 dan membahas penguatan SDM, teknologi, serta pengembangan mineral kritis di Hambalang.
Rupiah melemah ke Rp17.762 per dolar AS. Pasar menanti keputusan The Fed dan RDG BI di tengah dinamika geopolitik Timur Tengah.
Komdigi mengingatkan ancaman penipuan AI dan deepfake yang makin marak. Kerugian akibat kejahatan digital tercatat mencapai Rp9 triliun.
Lonjakan wisatawan sore hingga malam di Pantai Glagah dan Congot mendorong Dispar Kulonprogo memperpanjang jam operasional TPR demi mengoptimalkan PAD.