CEK FAKTA: Surat Edaran Permintaan Data Siswa Berprestasi

surat edaran hoaks/Kemendikbud
07 Juli 2020 19:17 WIB Bhekti Suryani News Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Beredar di media sosial surat edaran tentang Permintaan Data Siswa Berprestasi Tahun Ajaran 2019/2020.

Surat ber-kop Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah itu ditujukan kepada kepala SD/SMP/SMA/SMK dan SLB di seluruh Indonesia.

Isinya meminta otorita sekolah mengirimkan data siswa berprestasi di bidang akademik dengan ketentuan format sebagai berikut:
1. Data siswa tiap kelas sesuai urutan peringkat prestas berdasarkan jumlah nilai rapor paling tinggi di kelas (ruang belajar).
2. Data siswa/siswi berprestasi maksimal tujuh wiwswa setiap kelas per semester.
3. Kolom yang tersedia di format tabel mohon tidak dikosongkan dan harap terlebih dahulu dilengkapi dan diisi dengan benar sebelum dikirim atau dilaporkan.
4. data tersebut dikirim melalui email dapodikdasmen_kemdkbud@yahoo.com dengan menggunakan format terlampir dalam bentuk file Excel atau Word.
5. data dikirimpaling lambat 24 Juli 2020.

Surat itu ditandatangani 30 Juni 2020 atas nama Direktur Jenderal Pendidikan Dasar Menengah Hamid Muhammad.

Surat itu juga menyertakan contoh format tabel data siswa berprestasi.

Atas beredarnya surat itu Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada 7 Juli 2020 memberikan klarifikasi.

Kemendkbud memastikan surat yang beredar di media sosial tersebut adalah hoaks alias informasi bohong.

"Kepada seluruh masyarakat dimohon untuk berhati-hati terhadap adanya surat palsu tersebut dan selalu melakukan konfirmasi terlebih dahulu ke kementerian" bunyi klarifikasi dari Kemendikbud seperti dikutip Harianjogja.com, Selasa (7/7/2020).

Dengan adanya klarifikasi tersebut dapat dipastikan informasi surat edaran itu adalah hoaks alias tidak benar.