Bus Jogja-Surabaya Beroperasi, Lalu Lintas Jogja-Solo Sudah Ramai

Kendaraan melintas di Jl. Solo-Jogja, Kamis (25/6/2020). - JIBI/Solopos/Ponco Suseno
25 Juni 2020 15:07 WIB Ponco Suseno News Share :

Harianjogja.com, KLATEN—Arus lalu lintas di Jl. Solo-Jogja mulai ramai sejak dua pekan terakhir. Salah satu penyebabnya adalah mulai beroperasinya bus jurusan Jogja-Solo.

Seorang penjual angkringan di depan Sub Terminal Bendogantungan Klaten, Eli Markus, 40, mengatakan kebijakan pemerintah memberi kelonggaran terhadap pelaku usaha di tengah pandemi Covid-19 menjadikan Jl. Solo-Jogja mulai ramai. Hal itu ditambah beroperasinya bus Surabaya-Jogja dalam beberapa waktu terakhir.

BACA JUGA: Paspor Digital Wajib Dimiliki Wisatawan di Jogja, Ini Cara Membuat dan Menggunakannya

"Beberapa bus Solo-Jogja memang sudah beroperasi beberapa waktu lalu. Begitu bus Surabaya-Jogja ikut beroperasi di waktu berikutnya, suasana di Jl. Solo-Jogja terlihat ramai. Sekarang sudah seperti biasanya," kata Eli Markus, Rabu (24/6/2020).

Eli Markus sudah berjualan angkringan di depan Sub Terminal Bendogantungan sejak empat bulan terakhir mulai pukul 05.30 WIB-21.00 WIB.

"Saat awal terjadi pandemi Covid-19, suasana di Jl. Solo-Jogja sangat sepi. Tapi, saat sekarang sudah normal kembali. Saya bisa mengatakan seperti ini karena saya di sini terus setiap harinya [di pinggir Jl. Solo-Jogja]," katanya.

BACA JUGA: 29 Pegowes Kecelakaan di Bantul, 5 Tewas dalam 3 Bulan

Ramainya arus lalu lintas dalam dua pekan terakhir memengaruhi pendapatan yang diperoleh Eli Markus. Saat ini, Eli Markus sudah memiliki omzet hampir Rp500.000 per hari.

"Bisa untuk membayar utang dan memenuhi kebutuhan lainnya. Semoga, situasi arus lalu lintas di Jl. Solo-Jogja terus ramai seperti ini dan pandemi Covid-19 segera berakhir," katanya.

BACA JUGA: 709 Pedagang Pasar Tradisional Terjangkit Covid-19, 32 Meninggal Dunia

Bupati Klaten, Sri Mulyani, mengimbau ke seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Bersinar agar tetap menaati protokol pencegahan Covid-19 menjelang kenormalan baru. Kedisiplinan menaati protokol kesehatan menjadi kunci utama mencegah persebaran virus corona.

"Yang harus dilakukan warga Klaten, selalu pakai masker, jaga jarak, cuci tangan pakai sabun, dan lainnya," katanya.

Sumber : JIBI/Solopos