Kasus Corona Melonjak, Ini Usulan Fahri Hamzah untuk Jokowi

Wakil Presiden Ma'ruf Amin saat memberi keterangan kepada wartawan, Rabu (4/3/2020). - Bisnis/Nindya Aldila
25 Juni 2020 11:27 WIB Nyoman Ary Wahyudi News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA -  Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah meminta Presiden Joko Widodo atau Jokowi mendorong peran aktif Wakil Presiden sekaligus Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin untuk menggerakkan elemen agama di tengah menghadapi wabah vrus corona penyebab Covid-19.

“Selain memimpin negara, bangsa kita lahir karena agama, itulah dasar sila ketuhanan yang maha esa, segeralah fungsikan Ketua MUI cq. [dalam hal ini] wakil presiden,” kata Fahri melalui keterangan tertulis yang diterima Bisnis, Jakarta, pada Kamis (25/6/2020).

BACA JUGA : Sehari Tambah 10, Kasus Positif Covid-19 di DIY Melonjak

Dengan demikian, menurut Fahri, elemen agama secara masif dapat ikut menangani pandemi Covid-19 di Indonesia.

“Galang persatuan pak, jangan berantem!,” kata Fahri yang juga bekas wakil ketua DPR RI.

Presiden Joko Widodo meminta pengendalian Covid-19 fokus pada tiga provinsi, yakni Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Kalimantan Selatan. Menurut Presiden Jokowi wilayah tersebut memiliki angka penyebaran yang masih tinggi.

“Saya ingin kita konsentrasi, Gugus Tugas maupun Kementerian, TNI dan Polri, utamanya, konsentrasi di tiga provinsi yang angka penyebarannya masih tinggi yaitu di Jawa Timur, Sulawesi Selatan dan Kalimantan Selatan. Tolong ini jadi perhatian khusus sehingga angka penyebaran bisa kita tekan lebih turun lagi,” kata Presiden saat membuka rapat rapat terbatas percepatan penanganan pandemi Covid-19, Kamis (5/6/2020).

BACA JUGA : Pecah Rekor! Sehari Tambah 15, Kasus Covid-19 di DIY

Sebelumnya, Presiden juga telah meminta hal yang sama pada rapat terbatas 27 Mei 2020. Dia mencatat kasus Covid-19 meningkat signifikan di Jawa Timur dan beberapa provinsi di luar Jawa.

Oleh karena itu, Presiden meminta Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan menteri terkait menaruh fokus pada wilayah-wilayah tersebut.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia