2 Bulan Belum Sembuh, Ini Perkiraan Biaya Pasien Covid-19 di Klaten

Foto ilustrasi. - ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi
24 Juni 2020 10:47 WIB Adib Muttaqin Asfar & Ponco Suseno News Share :

Harianjogja.com, KLATEN — Biaya perawatan pasien terinfeksi virus corona atau Covid-19 memang ditanggung sepenuhnya oleh BPJS Kesehatan, namun tak banyak yang menyadari nilainya sangat mahal. Lalu bagaimana biaya perawatan pasien coronavirus asal Wonosari, Klaten, yang sudah dua bulan belum sembuh?

Pasien berinisial P, 62, tersebut terpapar virus corona sejak 18 April lalu dan hingga Selasa (23/6/2020) belum dinyatakan sembuh. Dia pun harus terus berada di ruang isolasi Rumah Sakit Daerah (RSD) Bagas Waras.

Seperti pasien Covid-19 lainnya, biaya perawatan P juga ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Nilai biaya tersebut bisa mencapai jutaan rupiah per hari dan totalnya bisa dihitung dengan berapa hari dia berada di rumah sakit.

Pemerintah melalui Surat Menteri Keuangan Nomor S-275/MK.02/2020 tertanggal 6 April 2020 mengatur satuan biaya penggantian atas biaya perawatan pasien coronavirus. Nilai biaya tersebut bervariasi tergantung kondisi dan jenis perawatan yang diperlukan.

Biaya paling murah adalah untuk perawatan pasien yang tak mengalami kondisi parah, tanpa perlu ventilator atau ruang isolasi bertekanan. Dalam surat tersebut, biaya perawatan pasien Covid-19 di ruang isolasi nontekanan negatif tanpa ventilator mencapai Rp7,5 juta per hari.

Lalu berapa biaya untuk pasien yang sudah dirawat selama 66 hari di rumah sakit? Dengan asumsi jika dia memiliki kondisi fisik yang sangat baik bahkan tanpa gejala sejak awal, maka nilai biaya itu bisa dihitung Rp7,5 juta x 66 hari. Hasilnya sama dengan 495 juta.

Lainnya Sembuh

Belum ada keterangan pasti dan konfirmasi tentang biaya perawatan P sebagai pasien Covid-19. P merupakan satu dari lima pasien positif yang pernah mengikuti Ijtima Ulama zona Asia di Gowa, Sulawesi, 18-23 Maret 2020. Empat orang lainnya yang pernah terpapar virus corona dinyatakan sudah sembuh.

“Di Wonosari, pasien positif Covid-19 tinggal Pak P. Guna mencegah persebaran virus corona, di desa asal Pak P itu selalu rutin melakukan penyemprotan disinfektan minimal satu kali dalam satu pekan,” kata Camat Wonosari, M. Nur Rosyid, kepada Solopos.com, Sabtu (20/6/2020).

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Klaten, Cahyono Widodo, mengatakan pasien asal Wonosari, P, masih dirawat di RSD Bagas Waras. Meski sudah berulang kali menjalani tes swab, hasilnya masih positif Covid-19. Dia juga tak mengungkap biaya perawatan pasien Covid-19 itu.

“Secara fisik sebenarnya kelihatan sehat. Hasil [8 kali] swab Pak P memang masih positif. Itu yang masih kami dalami,” katanya.

Daftar Biaya

Berikut tarif klaim biaya penggantian atas biaya perawatan pasien coronavirus di rumah sakit oleh BPJS Kesehatan:

Biaya Perawatan Pasien Covid-19 Tanpa Komplikasi:

> Di ruang ICU dengan ventilator Rp 15,5 juta per hari

> Di ruang ICU tanpa ventilator Rp12 juta

> Biaya perawatan di ruang isolasi tekanan negatif dengan ventilator Rp10,5 juta

> Di ruang isolasi tekanan negatif tanpa ventilator Rp7,5 juta.

> Di ruang isolasi nontekanan negatif dengan ventilator Rp10,5 juta

> Di ruang isolasi nontekanan negatif tanpa ventilator Rp7,5 juta.

Biaya Perawatan Pasien Covid-19 dengan Komplikasi:

> Di ruang ICU dengan ventilator Rp16,5 juta.

> Di ruang ICU tanpa ventilator Rp12,5 juta.

> Di ruang isolasi tekanan negatif dengan ventilator Rp14,5 juta.

> Di ruang isolasi tekanan negatif tanpa ventilator Rp9,5 juta.

> Di ruang isolasi nontekanan negatif dengan ventilator Rp14,5 juta.

> Di ruang isolasi nontekanan negatif tanpa ventilator Rp9,5 juta.

Sumber : JIBI/Solopos