Target 2.612 Hektare, Tanam Modern Pekalongan Baru 32,5 Hektare
Gerakan Tanam Pertanian Modern Pekalongan baru mencapai 32,5 hektare dari target 2.612 hektare hingga 22 September 2026.
Ilustrasi/Pixabay
Harianjogja.com, JAKARTA--Direktur Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI Siti Nadia Tarmizi mengatakan pasien Covid-19 berisiko terinfeksi Demam Berdarah Dengue (DBD).
"Karena pada prinsipnya sama, DBD adalah penyakit yang sampai sekarang belum ada obatnya dan vaksinnya belum terlalu efektif," kata dia saat diskusi daring dengan tema Ancaman Demam Berdarah di Masa Pandemi di Graha BNPB Jakarta, Senin (22/6/2020).
Berdasarkan data Kemenkes, ujar dia, daerah dengan angka COVID-19 yang tinggi juga ditandai jumlah kasus demam berdarah yang tinggi pula. Sehingga upaya mencegah virus dengue ialah menghindari gigitan nyamuk tersebut melalui perilaku hidup bersih dan sehat.
BACA JUGA : Dalam Sebulan, DBD di Bantul Bertambah 310 Kasus
Dari 460 kabupaten dan kota yang melaporkan adanya kasus DBD, sebanyak 439 di antaranya juga melaporkan adanya kasus Covid-19 di daerah itu, kata dia. "Fenomena ini yang terjadi artinya memungkinkan seseorang kalau dia terinfeksi Covid-19 dia juga dapat berisiko untuk terinfeksi demam berdarah," katanya.
Pada situasi pandemi Covid-19 terdapat tiga kendala Kemenkes dalam upaya memberantas sarang nyamuk. Pertama, kegiatan juru pemantau jentik tidak bisa optimal sebab adanya kebijakan menjaga jarak fisik.
Kedua, bangunan-bangunan di antaranya sekolah, perkantoran, hotel, rumah ibadah dan fasilitas umum lainnya selama beberapa bulan terakhir banyak yang kosong sehingga berpotensi menjadi tempat nyamuk berkembang biak.
BACA JUGA : Ada Wabah Corona, Dinkes Bantul Ingatkan Bahaya DBD
"Dan ketiga karena masyarakat banyak berada di rumah sehingga perlu kita melakukan pemberantasan sarang nyamuk," ujarnya.
Sementara itu, ahli Infeksi dan Pediatri Tropik dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusomo (RSCM) dr Mulya Rahma Karyanti mengatakan masih tingginya kasus DBD di Tanah Air hingga mencapai 68.000 kasus tidak memengaruhi layanan kesehatan di rumah sakit meskipun dalam waktu bersamaan pasien Covid-19 juga banyak.
"Pelayanan tidak ada terganggu karena akan disaring di triase rumah sakit yang memilah mana pasien Covid-19 atau DBD," ujar dia.
Ia menjelaskan gejala-gejala pasien DBD di antaranya demam tinggi mendadak, mimisan, nyeri kepala, muntah-muntah hingga pendarahan yang tidak ditemui pada pasien COVID-19. Selain itu, aedes aegypti atau nyamuk penyebab demam berdarah biasanya menggigit pada pukul 10.00 hingga 12.00 WIB dan 16.00 hingga 17.00 WIB.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gerakan Tanam Pertanian Modern Pekalongan baru mencapai 32,5 hektare dari target 2.612 hektare hingga 22 September 2026.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis 24 September 2026 tersedia 10 perjalanan, lengkap dengan jam keberangkatan kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Kamis 24 September 2026 tersedia 24 perjalanan YIA-Tugu dan sebaliknya, mulai dini hari hingga malam.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 24 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 24 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Kenali enam pemain baru 5cm: Revolusi Hati. Roman King memerankan Zafran muda dalam prekuel film 5 cm yang dijadwalkan tayang akhir 2026.