Advertisement

Sungguh Malang, Suami Istri Ini Meninggal Dunia karena Terinfeksi Corona

Newswire
Minggu, 21 Juni 2020 - 21:57 WIB
Bhekti Suryani
Sungguh Malang, Suami Istri Ini Meninggal Dunia karena Terinfeksi Corona Ilustrasi kematian - Pixabay

Advertisement

Harianjogja.com, BENGKULU--Malang nasib sepasang suami istri di Bengkulu. Lantaran terinfeksi virus Corona, nyawa keduanya tak terselamatkan.

Sepasang suami istri yang terkonfirmasi positif virus corona jenis baru atau COVID-19 di Bengkulu meninggal dunia.

Advertisement

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu Herwan Antoni, Ahad, mengatakan pasangan suami istri yang meninggal dunia tersebut adalah kasus nomor 104 dan 112.

Kasus nomor 104 merupakan laki-laki berusia 69 tahun, alamat Kota Bengkulu, mengalami gejala klinis sesak napas dan nyeri dada serta memiliki penyakit penyerta gangguan jantung dan pembuluh darah. Dia meninggal pada Rabu (17/04).

Istrinya, kasus nomor 112 meninggal dunia pada Sabtu (21/06) dan telah dimakamkan sesuai protokol pencegahan penularan COVID-19.


"Kasus 104 dan 112 ini memang kontak erat dan keduanya dimakamkan dengan proses sesuai protokol penanganan COVID-19," kata Herwan di Bengkulu.

Dengan tambahan kasus positif COVID-19 yang diumumkan hari ini membuat total kasus positif meninggal dunia menjadi sembilan kasus.

Herwan menambahkan anak dari pasangan suami istri yang positif COVID-19 dan telah meninggal dunia tersebut juga dinyatakan positif terpapar virus corona jenis baru yakni kasus nomor 113.

BACA JUGA: Sejumlah Klaster Penularan Corona di Jogja Selesai Ditelusuri

Tim gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 Provinsi Bengkulu saat ini tengah melakukan penelusuran terhadap siapa-siapa yang pernah kontak dengan tiga kasus tersebut.

Herwan menyebut tidak menutup kemungkinan berdasarkan hasil penelusuran nanti akan ada penambahan kluster penularan baru yakni kluster pasar, mengingat kasus sebelumnya sehari-hari beraktivitas di pasar.

"Kita akan telusuri aktivitas dan kontak mereka di pasar, jika ada indikasi, kita akan lakukan uji cepat (rapid test) massal," demikian Herwan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Dinkes Bantul Siaga Risiko KLB dan Kasus Keracunan Saat Lebaran

Dinkes Bantul Siaga Risiko KLB dan Kasus Keracunan Saat Lebaran

Bantul
| Sabtu, 21 Maret 2026, 12:27 WIB

Advertisement

Batagor Yunus Bandung Jadi Buruan Pemudik Saat Lebaran

Batagor Yunus Bandung Jadi Buruan Pemudik Saat Lebaran

Wisata
| Minggu, 15 Maret 2026, 20:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement