Advertisement

Susi Pudjiastuti: Jokowi Tak Didengar Internasional

Newswire
Jum'at, 12 Juni 2020 - 18:57 WIB
Bhekti Suryani
Susi Pudjiastuti: Jokowi Tak Didengar Internasional Susi Pudjiastuti - Antara/Sigid Kurniawan

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA--Pemeirntah diminta mengumpulkan kekuatan untuk menghadapi gangguan kapal asing di perairan Indonesia.

Eks Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memberikan pandangannya terkait perairan Indonesia yang kerap diganggu oleh kapal-kapal ikan asing terutama kapal berbendera China.

Susi mengatakan pemerintah harus mengumpulkan satu kekuatan di dalam satuan tugas (Satgas) karena kekuatan sosok presiden pun dirasanya tidak cukup.

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

Susi sebenarnya enggan mengomentari perihal perairan Natuna Utara yang kerap diganggu oleh kapal-kapal ikan berbendera China. Namun ia menilai ada sesuatu hal yang mestinya bisa dilakukan pemerintah untuk lebih kuat dalam pertahanan kelautan dan perikanan.

Kehadiran satgas dinilai Susi bisa memperkuat ketimbang hanya sosok Presiden saja. Satgas itu dibentuk untuk membantu pekerjaan Jokowi dengan satu komando.

"Tapi saya komentari what is to do battle and better, karena presiden Indonesia tidak mungkin didengar internasional, semua badan di bawah pimpinan satu, satgas ini dilaksanakan pembantu beliau, one clear guide line, itu akan saving patroly," kata Susi dalam sebuah diskusi virtual, Jumat (12/6/2020).

Menurutnya, kondisi Natuna saat ia masih menjabat lebih aman ketimbang sekarang. Pasalnya, tidak ada satupun yang berani mendekati.

Susi mengungkapkan faktor Indonesia menjadi negara yang ditakuti oleh negara lain itu karena adanya kedisiplinan dalam menjaga kelautan dan perikanan tanah air.

Saat masih menjadi menteri, ia sempat membentuk Satgas 115 yang terdiri dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), TNI AL, Kejaksaan Agung, Polri, dan Badan Keamanan Laut (Bakamla). Satgas 115 itu berfungsi sebagai penegak hukum dengan satu komando.

Advertisement

Susi memastikan kalau Satgas 115 itu tetap berjalan tanpa kompromi maka negara pun akan lebih kuat.

"Jadi kalau menurut saya Indonesia diamankan oleh presiden, bawah semua ikut selesai, kita akan menjadi negara yang ditakuti yang disegani," pungkasnya.

Advertisement

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Suara.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

alt

Siap-Siap Macet karena HUT Jogja, Penumpang Kereta Diminta Berangkat Awal ke Stasiun

Jogja
| Jum'at, 07 Oktober 2022, 18:47 WIB

Advertisement

alt

Satu-satunya di Kabupaten Magelang, Wisata Arung Jeram Kali Elo Terus Dikembangkan

Wisata
| Kamis, 06 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement