BNI Hi-Movers Sisihkan THR Rp130,2 Miliar untuk Tangkal Virus Corona

Menteri BUMN RI Erick Thohir, Komisaris Utama PT Bundamedik Ivan Rizal Sini, dan Direktur Utama BNI Herry Sidharta berbincang-bincang di depan negative pressure tent pada Program BNI Berbagi Swab Test di Jakarta, Rabu (20/5 - 2020)/Ist
21 Mei 2020 18:17 WIB Media Digital News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA--Hari Raya Idulfitri 1441 H, yang jatuh pada 24-25 Mei 2020, akan menjadi Lebaran yang istimewa bagi para BNI Hi-Movers, demikian karyawan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk disebut.

Tidak seperti Lebaran tahun-tahun sebelumnya, para BNI Hi-Movers terpanggil jiwa sosialnya untuk turut peduli terhadap orang-orang yang terdampak Pandemi Covid – 19, dengan menyisihkan sebagian dari Tunjangan Hari Raya (THR). Aksi sosial massal BNI Hi-Movers ini berhasil mengumpulkan donasi senilai Rp130,2 miliar, siap disalurkan untuk keperluan mendesak pemberantasan Covid-19.

Aksi bersama ini juga sekaligus mengajak masyarakat Indonesia untuk tetap optimis dengan cara berbagi kebaikan kepada pihak yang berjuang mengatasi dampak Covid-19. BNI ingin membangun kebersamaan, dengan menyatakan bahwa BNI selalu ada untuk masyarakat dalam kondisi apapun terutama yang sedang berlangsung sekarang.

Harapannya, semakin cepat Covid-19 ini diatasi, maka semakin cepat pula kehidupan ekonomi masyarakat kembali normal. Donasi dana THR karyawan ini dibungkus sebagai bentuk program #AntarkanSemangat kepada semua orang yang berjuang melawan Covid -19.

“BNI Hi-Movers ada untuk Indonesia dengan memberi kontribusi langsung dalam upaya mempercepat pencegahan dan penanggulangan dampak Covid-19, sehingga ekonomi dapat kembali berjalan. Momentumnya sangat tepat dengan Bulan Suci Ramadan dimana setiap kebaikan akan tercatat berlipat ganda,” ungkap Wakil Direktur Utama BNI Anggoro Eko Cahyo di Jakarta, Rabu (20/5/2020).

Donasi pegawai BNI itu rencananya akan disalurkan kepada dua kelompok besar bantuan, yaitu Bantuan Kesehatan dan Bantuan Pangan. Bantuan Kesehatan akan disalurkan ke 10 Klinik Swamed di 10 daerah berbeda, dan mengadakan 2 mobil ambulance berstandar penanganan penderita Covid -19.

Bantuan kesehatan juga akan dialokasikan untuk mengadakan 3 set alat PCR, 10.000 Alat Pelindung Diri (APD), serta 51.000 test Covid-19.

Adapun Bantuan Pangan akan disalurkan dalam bentuk Sembilan Bahan Makanan Pokok (sembako). Bantuan Sembako itu akan menyentuh 313.000 keluarga.