Advertisement
Kemenparekraf Ajak Penulis Berkarya dan Berkreasi dari Rumah selama Pandemi
Pengunjung memilih buku di bazar buku Big Bad Wolf Book Sale Bandung 2019 di Kota Baru Parahyangan (KBP), Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Kamis (27/6/2019). - Bisnis/Rachman
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengajak para penulis dan pelaku ekonomi kreatif yang bergerak di subsektor penerbitan dan literasi untuk tetap berkarya dan berkreasi di tengah pandemi Covid-19. Ajakan itu ertepatan dengan Hari Buku Nasional ke-18 dan HUT Perpustakaan Nasional ke-40.
Dalam virtual Bincang Kreatif dan Launching Nulis dari Rumah, Minggu (17/5/2020) Plt. Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf Josua Simandjuntak menjelaskan, kegiatan ini merupakan pemberian stimulus kepada penulis atau pelaku ekonomi kreatif di subsektor penerbitan dan literasi agar tetap aktif menulis dari rumah di masa pandemi Covid-19.
Advertisement
“Para pelaku ekraf ini outputnya adalah karya cipta yang bisa nikmati oleh masyarakat. Tetapi dengan program “Nulis dari Rumah” ini kita berharap tidak berhenti pada stimulus pembuatan karya saja. Tetapi bagaimana stimulus ini kita bisa kelola lagi lebih jauh, sehingga menciptakan snow ball effect yang bisa dirasakan lebih banyak lagi,” kata Josua Simandjuntak.
Karya-karya tulis yang dihasilkan dari program tersebut nantinya bisa memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 di sektor penerbitan.
“Dari karya tersebut bisa dimonetisasi sehingga bisa membantu sektor penerbitan. Kami terus memikirkan bagaimana karya dan literasi bisa membantu ekosistem para pekerja di subsektor penerbitan ini. Hal inilah sebenarnya yang menjadi core dari kegiatan nulis dari rumah,” ujar Josua.
Kegiatan Nulis dari Rumah sendiri akan mengapresiasi 100 karya terpilih (50 cerpen dan 50 esai) berupa uang tunai. Penulis bisa mengirimkan hasil karyanya mulai 17 Mei - 2 Juni 2020 ke email: direktorat.mspp@kemenparekraf.go.id
Nantinya karya pemenang mendapat kesempatan untuk dipamerkan saat ajang Indonesia International Book Fair yang direncanakan terselenggara pada Minggu pertama September 2020. Nantinya pemenang karya tersebut akan mengikuti lokakarya dan pendampingan untuk dijadikan satu karya unggulan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Muncul Antraks, DPRD DIY Kebut Raperda Keamanan Pangan Hewani
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Selat Hormuz Memanas Uni Eropa Masih Tahan Kirim Kapal
- BPOM Cabut Izin Edar 8 Kosmetik, Promosi Berbau Asusila
- Serangan ke Pasukan PBB di Lebanon Picu Kecaman Prancis
- Komisi A DPRD DIY Dorong Solidaritas dan Ekonomi Jelang Lebaran
- Polres Bantul Buka Layanan Penitipan Motor Pemudik Lebaran 2026
- Gus Alex Penuhi Panggilan KPK Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji
- Gus Yasin Lepas 1.142 Pemudik dari Bandung, Beri Fasilitas Kesehatan
Advertisement
Advertisement








