900 Ton Gandum Sudah Dikirim ke Palestina, Laju Peduli Ungkap Sumbernya
Laju Peduli telah mengirim lebih dari 900 ton gandum ke Palestina selama delapan tahun. Bantuan dihimpun dari sedekah masyarakat.
Foto ilustrasi: Petugas medis mengambil sampel darah pengguna kendaraan saat tes diagnostik cepat (rapid test) COVID-19 dengan sistem \"drive thru\" di Waru, Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (11/5/2020). /ANTARA FOTO-Umarul Faruq\n
Harianjogja.com, SLEMAN- Rencana untuk melakukan rapid test massal di pasar-pasar tradisional maupun supermarket di wilayah Sleman masih akan dibahas dengan Pemda DIY. Terutama terkait ketersediaan RDT-kits dan sumberdaya manuasianya.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman sekaligus Koordinator Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sleman Joko Hastaryo mengatakan jika rencana tersebut masih akan dibahas dengan Gugus Covid-19 DIY. Pasalnya hingga kini, Satgas Covid-19 Sleman masih fokus menangani penyebaran virus Covid-19 klaster Indogrosir.
"Ini terkait dengan ketersediaan RDT kits nya dan juga petugasnya. Kami harus berhitung betul kemampuan SDM kami," kata Joko menjawab pertanyaan Harianjogja.com, Jumat (15/5/2020).
Sehari sebelumnya, ia mengatakan jika pelaksanaan RDT massal untuk pasar dan supermarket sebagaimana yang diusulkan oleh Pemda DIY harus disiapkan metode yang cocok. Apalagi, sebagian besar pusat perbelanjaan dan pasar tradisional beroperasi di Sleman.
Menurut Joko, rencana tersebut harus dilakukan secara matang karena Sleman terkendala dengan jumlah sumber daya manusia atau petugas untuk melakukan rapid test massal. "Kalaupun dilakukan tentu tidak semuanya, tapi dilakukan secara sampling saja," katanya.
Pola lainnya, lanjut Joko, Pemkab bisa mendorong managemen pusat perbelanjaan untuk melakukan rapid test massal secara mandiri di bawah pengawasan Dinkes Sleman.
"Pusat perbelanjaan bisa membeli rapid test sendiri. Kami bisa berikan pilihan alat rapid testnya. Kemudian untuk tenaga medisnya, mereka bisa bekerjasama dengan klinik swasta," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Laju Peduli telah mengirim lebih dari 900 ton gandum ke Palestina selama delapan tahun. Bantuan dihimpun dari sedekah masyarakat.
Jenazah Sukarman, kru KM Arupadatu I, tiba di Soetta dari Bengkulu dan langsung dibawa ke rumah duka di Pandeglang.
Harga BBM hari ini 24 September 2026 masih mengikuti penyesuaian awal September. Pertamax tetap Rp15.950 per liter.
Bank Indonesia mempertahankan BI Rate 5,75% pada September 2026. Stabilitas rupiah dan tekanan pasar keuangan global menjadi pertimbangan utama.
Pendapatan transfer DIY turun Rp583,77 miliar pada perubahan APBD 2026. DPRD meminta PAD diperkuat tanpa menambah beban masyarakat.
Muse AI mencatat 1,8 juta unduhan di AS dan Kanada dalam 12 hari, melampaui ChatGPT. Ini fitur fleksibilitas, keamanan, dan kapabilitasnya.