Advertisement
Maklumat Ganjar Pranowo Larang Perantau Pulang ke Jateng
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menerima bantuan VTM sebanyak 1000 pcs untuk Jawa Tengah dari Lembaga Eijkman di Puri Gedeh pada Kamis (26/3/2020). - Bisnis/Alif Nazzala Rizqi
Advertisement
Harianjogja.com, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo agar warga perantau asal Jawa Tengah tak perlu mudik atau pulang kampung sampai penyebaran virus Corona atau Covid-19 mereda.
Hal ini disampaikan Ganjar dalam Maklumat Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang disampaikan ke publik malam kemarin, Kamis (2/4/2020). Ganjar mengatakan maklumat ini dikeluarkan dengan mempertimbangkan perkembangan persebaran Covid-19 di Jateng.
Advertisement
"Bapak ibu, sekaligus saya nderek [minta] titip. Tolong berpesan pada keluarga panjenengan [Anda] yang saat ini masih ada di Jakarta, Surabaya, atau kota perantauan lainnya. Tolong bilang agar tidak usah pulang sekarang. Tetap di posisi masing-masing hingga virus ini mereda," kata Ganjar dikutip dari maklumat, Jumat (3/4/2020).
Ganjar juga menginstruksikan kepada pimpinan wilayah supaya menjaga setiap perbatasan desa, kampung, dan gang. Menurutnya, jika dulu ronda hanya malam, sekarang 24 jam. Warga Jateng juga perlu mendata siapa saja yang masuk dan keluar. Jika ada pendatang, pastikan sudah periksa ke puskesmas, kemudian wajib isolasi mandiri 14 hari.
"Kalau ada yang ngeyel masih keluar-keluar harus tegas diperingatkan, kalau perlu sediakan rumah karantina darurat memanfaatkan kantor desa," tegasnya.
Adapun pemerintah memahami kekhawatiran masyarakat Jateng. Selain ancaman corona, kegiatan ekonomi yang lesu juga bisa mengancam hajat hidup masyarakat Jateng.
Namun demikian, dia menegaskan, pemerintah akan hadir untuk memastikan kebutuhan warga terjamin. Pemerintah akan mengucurkan paket bantuan dengan anggaran Rp405 triliun rupiah.
"Pemprov Jateng juga sudah menyiapkan sedikitnya Rp1,4 triliun. Dana itu, antara lain akan digunakan untuk jaring pengaman sosial," jelasnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- BPJS Kesehatan Luncurkan 8 Program Percepatan Layanan, Ini Daftarnya
- Korut Kecam Jepang soal Denuklirisasi, Ketegangan Meningkat
- Dapur MBG di Ngawi Meledak Timbulkan Luka Bakar, Diselidiki Labfor
- Pelecehan Seksual di FHUI Jadi Alarm Serius, Simak Kronologinya
- Kemarau Lebih Kering Tahun Ini, Intai Cadangan Air Tanah
Advertisement
Serapan Gabah DIY Tembus Seratus Ribu Ton, Stok Beras Menguat
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Remaja Tewas di Arteri Madukoro Seusai Tabrak Lari Malam Hari
- Update WhatsApp iPhone Bikin Chat dan Foto Lebih Mudah
- Dapur MBG di Ngawi Meledak Timbulkan Luka Bakar, Diselidiki Labfor
- Kebakaran BYD di China Picu Kekhawatiran, Ini Risiko EV
- Kelok 23 Punya View Laut, Disiapkan Jadi Destinasi Baru
- 93 Persen Anak Alami Karies, Orang Tua Diminta Waspada
- Polemik Tempo, NasDem DIY Bantah Isi Laporan dan Tegaskan Sikap
Advertisement
Advertisement






