Dituding Melarang Warung Madura Beroperasi 24 Jam, Ini Klarifikasi Kemenkop-UKM
SesKemenKopUKM Arif Rahman Hakim mengaku tidak pernah melarang warung Madura untuk beroperasi 24 jam seperti rumor yang beredar belakangan ini.
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto memberikan keterangan pers di Graha BNPB, Jakarta, Kamis (19/3/2020)./Antara-Aditya Pradana Putra
Harianjogja.com, JAKARTA - Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengapresiasi masyarakat yang banyakmendukung Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan Covid-19.
Hingga Rabu, (1/4/2020) sore, sudah terukumpul donasi lebih dari Rp66,5 miliar untuk membantu memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
“Kami bersyukur kepedulian masyarakat baik secara individu dan kelompok telah mendonasikan lebih dari Rp66,5 miliar sampai saat ini kepada rekening Gugus Tugas Nasional, untuk menangani permasalahan ini secara komprehensif,” tutur Yuri saat memberi keterangan terkini penanganan Covid-19 di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta.
Pemerintah Indonesia mengalokasikan tambahan anggaran sebesar Rp405,1 triliun untuk mengendalikan penyebaran virus corona (SARS-CoV-2) di Indonesia. Anggaran tersebut juga digunakan untuk meredam dampak ekonomi dari pandemi Covid-19 tersebut.
Jokowi menjabarkan bahwa Rp75 triliun dari anggaran itu akan dialokasikan untuk belanja bidang kesehatan. Sebanyak Rp110 triliun untuk perlindungan sosial atau bantuan sosial. Kemudian, Rp70,1 triliun untuk insentif perpajakan dan stimulus kredit usaha rakyat.
“Sebesar Rp150 triliun untuk pembiayaan program pemulihan ekonomi nasional termasuk restrukturisasi kredit, serta penjaminan pembiayaan dunia usaha, terutama usaha mikro, usaka kecil, dan usaha menengah,” kata Jokowi melalui video conference dari Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa (31/3/2020).
Hari ini, pemerintah mencatat adanya penambahan kasus baru pasien positif Covid-19 di Indonesia, yakni sebesar 149 orang, sehingga total pasien terkonfirmasi Covid-19 menjadi 1.677 orang.
Yuri mengatakan data tersebut diperoleh hingga siang ini, Rabu (1/4/2020).
"Maka, total pasien yang positif kini yang telah terkonfirmasi menjadi 1.677 orang," ucap Yuri.
Selain itu, ada penambahan kasus meninggal sebanyak 21 orang. Ini adalah jumlah yang sudah terkonfirmasi positif Covid-19. Jadi, hingga saat ini sudah ada 157 orang meninggal karena wabah Covid-19.
"Total kini yang terkonfirmasi meninggal adalah 157 orang," ucapnya.
Sedangkan pasien yang sembuh, bertambah 22 orang. Kini total yang sembuh 103 orang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
SesKemenKopUKM Arif Rahman Hakim mengaku tidak pernah melarang warung Madura untuk beroperasi 24 jam seperti rumor yang beredar belakangan ini.
Dukcapil Bantul menggandeng gereja untuk mempercepat penerbitan akta perkawinan, KK, dan KTP baru bagi pengantin non-muslim pada hari pernikahan.
Studi ASCO 2026 menemukan hubungan antara insomnia dan peningkatan risiko kanker usia muda. Kasus kanker onset dini global naik hampir 80% dalam 30 tahun.
Apple dikabarkan mulai mengembangkan iOS 28 untuk 2027. Sistem operasi ini disebut menjadi fondasi iPhone edisi spesial 20 tahun dengan fitur AI lebih canggih.
Satpol PP Kota Jogja menjaring 11 remaja yang masih nongkrong lewat pukul 22.00 WIB saat patroli jam malam anak digencarkan.
Penelitian terbaru mengungkap mikroba usus memengaruhi jumlah kalori yang diserap tubuh. Diet tinggi serat terbukti membantu mengontrol berat badan.