Setelah Nyatakan Bebas Covid-19, Selandia Baru Terinfeksi Dua Kasus Baru
Hanya beberapa hari setelah mengumumkan status bebas Covid-19, Selandia Baru melaporkan dua kasus baru infeksi virus Corona pada Selasa (16/6/2020).
Kanselir Jerman Angela Merkel/Reuters
Bisnis.com, JAKARTA – Kanselir Jerman Angela Merkel menjalani karantina di rumahnya setelah dokter yang memberinya imunisasi diketahui positif terinfeksi virus corona (Covid-19).
Juru bicara pemerintah Steffen Seibert mengatakan bahwa Merkel telah memutuskan untuk mengisolasi diri segera setelah mengetahui hasil tes dokter itu positif.
“Kanselir akan menjalani tes secara teratur dalam beberapa hari ke depan dan mengerjakan tugas-tugasnya dari rumah,” ungkap Seibert pada Minggu (22/3/2020), seperti dilansir dari Bloomberg.
Kontak Merkel dengan dokter tersebut terjadi pada Jumat (20/3/2020). Saat itu, sang dokter memberi Merkel, 65, imunisasi pencegahan bakteri pneumonia.
Salah satu sosok dunia paling disegani tersebut terbukti berupaya memberi contoh di tengah dorongannya kepada warga Jerman untuk menanggapi ancaman virus ini dengan serius.
Ia tidak akan menghadiri rapat kabinet yang dijadwalkan berlangsung pada Senin (23/3/2020) dan telah menunda pidato di parlemen untuk dapat memberi penjelasan singkat soal respons pemerintahannya terhadap virus corona, menurut Kepala Staf Kanselir Helge Braun.
“Kontak itu [dengan dokter] terjadi singkat. Kami berharap Kanselir mungkin tidak terinfeksi. Tapi dia telah memutuskan untuk memberikan contoh yang baik dan menjalani karantina,” tutur Braun.
Sesaat sebelum pengumuman mengenai karantinanya, Merkel sempat berbicara dalam suatu konferensi pers setelah berkonsultasi dengan para pemimpin regional.
Dia memaparkan langkah-langkah pembatasan baru untuk upaya membendung penyebaran virus corona. Ia juga menjawab pertanyaan tentang bagaimana menghadapi situasi ini secara pribadi.
"Saya telah membatalkan hampir semua janji tatap muka secara langsung. Jadi hidup saya juga telah berubah secara mendasar dan sebagian besar dilakukan melalui telepon dan konferensi video,” ungkap Merkel.
Pada awalnya ia menunjuk menteri kesehatannya, Jens Spahn, untuk memimpin komunikasi strategi pemerintah Jerman dalam hal penanganan corona. Namun, seiring dengan meningkatnya skala ancaman virus tersebut, peran Merkel semakin menonjol.
Pekan lalu, ia menyampaikan pidato di televisi dengan mengimbau pelosok negeri untuk menanggapi virus corona dengan serius. Ia dipuji atas pendekatannya yang tidak berbelit-belit dan menyusun rencana pengeluaran besar-besaran demi menjaga ekonomi Jerman tetap berjalan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Hanya beberapa hari setelah mengumumkan status bebas Covid-19, Selandia Baru melaporkan dua kasus baru infeksi virus Corona pada Selasa (16/6/2020).
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.