Kasus OTT Imigrasi Terbongkar, Berawal dari Skandal RPTKA
KPK mengungkap kasus pemerasan di Imigrasi berawal dari penyelidikan RPTKA 2025. Silmy Karim dan sejumlah pejabat jadi tersangka.
Ilustrasi kenaikan gelombang di Pantai Baron, Gunungkidul, DIY./Harian Jogja-Kusnul Isti Qomah
Harianjogja,com, JAKARTA - Pada Sabtu (21/3/2020) ini diprediksi ada potensi terjadinya gelombang tinggi di sejumlah perairan di Indonesia. Peringatan dini tersebut disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
Berdasarkan informasi yang diunggah BMKG dalam laman www.bmkg.go.id, gelombang dengan tinggi mencapai 2 meter atau lebih berpotensi terjadi di sekitar Selat Bali bagian selatan, Selat Badung, Selat Lombok bagian selatan, dan Samudera Hindia selatan Bali.
Di Sulawesi Selatan, level ketinggian air laut moderate sea dengan gelombang 1,25-2,5 meter berpotensi terjadi di Selat Makassar bagian selatan, dan Teluk Bone bagian utara.
Sementara di NTB tinggi gelombang dua meter atau lebih dapat terjadi di Selat Lombok bagian selatan, Selat Alas bagian selatan, Samudra Hindia selatan NTB dan Selat Sape bagian selatan.
Adapun gelombang tinggi juga berpotensi terjadi di wilayah perairan NTT.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK mengungkap kasus pemerasan di Imigrasi berawal dari penyelidikan RPTKA 2025. Silmy Karim dan sejumlah pejabat jadi tersangka.
Kemenhub segera menerbitkan tarif batas atas tiket pesawat domestik yang baru dengan skema lebih fleksibel mengikuti harga avtur dan kurs rupiah.
HIPMI Syariah DIY merilis riset Gen Z dan milenial untuk mendukung pengembangan ekonomi syariah DIY yang lebih tepat sasaran.
Event bersponsor rokok kembali digelar di Kulonprogo setelah 12 tahun. Pesta rakyat di Alun-alun Wates libatkan UMKM, wisata, dan hiburan.
BGN menargetkan efisiensi anggaran Makan Bergizi Gratis 2026. Dapur MBG yang tidak memenuhi SOP akan ditutup sementara.
KPK mengungkap kode "malaikat" dan grup band dalam dugaan pembagian uang hasil pemerasan pengurusan KITAP dan KITAS di Imigrasi.