Polri Usut Beras Fortifikasi, 5 Merek Diduga Tak Sesuai Label
Polri mengusut dugaan beras fortifikasi tak sesuai label pada lima merek. Sebanyak 1.194 kemasan disita dengan nilai Rp155,2 juta.
Cawapres nomor urut 01 Ma\'ruf Amin memaparkan visi dan misi saat mengikuti Debat Capres Putaran Ketiga di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/3/2019)./Antara-Wahyu Putro A
Harianjogja.com, JAKARTA - Warga harus mengantisipasi menyebarnya virus Corona baru atau Covid-19 saat bulan puasa maupun hari raya Idul Fitri yang jatuh pada Mei 2020 nanti. Menurut Wakil Presiden Ma\'ruf Amin, khusus saat Lebaran, ia menyarankan agar masyarakat bisa silahturahmi melalui teknologi, ketimbang pulang kampung.
Menurut Ma\'ruf, untuk pelaksanaan segala kegiatan di bulan suci Ramadan, fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengatur apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan terutama bagi pasien yang memiliki gejala Covid-19. Semisal, kalau pasien itu termasuk kategori orang dalam pengawasan (ODP), maka tidak perlu menghadiri acara-acara yang melibatkan banyak orang.
"Karena kalau dia pasti akan menularkan bukan saja tak boleh menghadiri tempat berjamaah, bahkan dilarang dan diharamkan, sebab membahayakan," ujar Ma\'ruf saat menjawab pertanyaan wartawan melalui rekaman suara, Rabu (18/3/2020).
Kemudian, Ma\'ruf juga membicarakan persoalan mudik di tengah merebaknya Covid-19. Kata dia, untuk kondisi tersebut menjaga diri lebih dianjurkan. Kalau memang bisa, masyarakat muslim bisa melakukan silahturahmi dengan keluarga melalui teknologi yang tersedia.
"Ya, tidak hanya lewat teknologi, bisa lewat media sosial dan WhatsApp, Instagram. Jadi silaturahminya jarak jauh aja, itu anjuran saya," ujarnya.
Bukan berarti ia melarang masyarakat muslim untuk bersilahturahmi bersama keluarga di kampung halaman. Bagi yang hendak mudik,agar sejatinya memastikan betul dalam kondisi sehat sehingga mampu mencegah tertularnya virus di tempat lain.
"Kalau memang harus terpaksa mudik, pastikan bisa menjaga diri dari kemungkinan adanya potensi penularan di sana," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Polri mengusut dugaan beras fortifikasi tak sesuai label pada lima merek. Sebanyak 1.194 kemasan disita dengan nilai Rp155,2 juta.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis 22 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Simak jadwal lengkap dari kedua arah.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 22 Oktober 2026 tersedia mulai pagi. Simak jadwal lengkap dari Stasiun Palur hingga Jogja/Tugu.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 22 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap dan tarif KRL Rp8.000.
Real Madrid menjamu RB Leipzig di Liga Champions, Kamis dini hari. Simak jadwal, hasil laga sebelumnya, dan peluang kedua tim.
Inter Milan menjamu Shakhtar Donetsk di Liga Champions, Kamis dini hari. Simak jadwal, kondisi Lautaro Martinez, dan peluang kedua tim.