Ma'ruf Amin: Ketimbang Mudik, Silaturahmi saat Lebaran Bisa Lewat Online

Cawapres nomor urut 01 Ma'ruf Amin memaparkan visi dan misi saat mengikuti Debat Capres Putaran Ketiga di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/3/2019). - Antara/Wahyu Putro A
19 Maret 2020 09:37 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Warga harus mengantisipasi menyebarnya virus Corona baru atau Covid-19 saat bulan puasa maupun hari raya Idul Fitri yang jatuh pada Mei 2020 nanti. Menurut Wakil Presiden Ma'ruf Amin, khusus saat Lebaran, ia menyarankan agar masyarakat bisa silahturahmi melalui teknologi, ketimbang pulang kampung.

Menurut Ma'ruf, untuk pelaksanaan segala kegiatan di bulan suci Ramadan, fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengatur apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan terutama bagi pasien yang memiliki gejala Covid-19. Semisal, kalau pasien itu termasuk kategori orang dalam pengawasan (ODP), maka tidak perlu menghadiri acara-acara yang melibatkan banyak orang.

"Karena kalau dia pasti akan menularkan bukan saja tak boleh menghadiri tempat berjamaah, bahkan dilarang dan diharamkan, sebab membahayakan," ujar Ma'ruf saat menjawab pertanyaan wartawan melalui rekaman suara, Rabu (18/3/2020).

Kemudian, Ma'ruf juga membicarakan persoalan mudik di tengah merebaknya Covid-19. Kata dia, untuk kondisi tersebut menjaga diri lebih dianjurkan. Kalau memang bisa, masyarakat muslim bisa melakukan silahturahmi dengan keluarga melalui teknologi yang tersedia.

"Ya, tidak hanya lewat teknologi, bisa lewat media sosial dan WhatsApp, Instagram. Jadi silaturahminya jarak jauh aja, itu anjuran saya," ujarnya.

Bukan berarti ia melarang masyarakat muslim untuk bersilahturahmi bersama keluarga di kampung halaman. Bagi yang hendak mudik,agar sejatinya memastikan betul dalam kondisi sehat sehingga mampu mencegah tertularnya virus di tempat lain.

"Kalau memang harus terpaksa mudik, pastikan bisa menjaga diri dari kemungkinan adanya potensi penularan di sana," katanya.

Sumber : Suara.com