Tingkat Kematian akibat Corona di Indonesia Sudah Dua Kali Lipat Rata-Rata Global

Ilustrasi - Reuters
18 Maret 2020 17:47 WIB Budi Cahyana News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA—Tingkat kematian akibat Covid-19 di Indonesia melonjak drastis dalam satu hari, Rabu (18/3/2020) ini. Kini, tingkat kematian karena virus Corona di Indonesia sudah berada di peringkat kedua dunia, di bawah Filipina, dan dua kali lipat daripada tingkat kematian global.

Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19, Achmad Yurianto mengatakan pasien yang dinyatakan positif terinfeksi virus Corona Indonesia bertambah 55 pasien, dari semula 172 pada Selasa (17/3/2020) kemarin menjadi 227 hari ini. Sementara, pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia bertambah 14, dari lima pada Selasa kemarin menjadi 19.

Yuri mengatakan pasien yang meninggal dunia berasal dari Bali satu orang, Banten (1 orang), DKI Jakarta (12 orang), Jawa Barat (1 orang), Jawa Tengah (1 orang), Jawa Timur (1 orang), dan Sumatra Utara (1 orang).

“Kenapa jumlahnya bertambah cukup signfikan? Karena sejumlah rumah sakit belum memberikan data sejak 12 Maret lalu. Mereka baru memberikan sekarang,” ucap Yuri.

Berdasarkan catatan worldometers.info, Rabu sore, tingkat kematian akibat Corona di Indonesia kini 8,3% hanya beda tipis dari Filipina yang mencatat angka kematian 8,4% (17 dari 202 pasien positif Corona meninggal dunia). Tingkat kematian di Indonesia dan Filipina melampaui China (7,9%) dan Italia (6,1%), dua negara dengan jumlah kematian terbanyak akibat Corona secara global. Sebanyak 3.237 dari 80.894 pasien positif Covid-19 di China meninggal dunia. China mencatat jumlah kematian terbesar, disusul Italia yang hingga hari ini mencatat 2.503 dari 31.506 pasien positif Covid-19 meninggal dunia.

Indonesia dan Filipina juga menjadi negara dengan tingkat kematian dua kali lipat dibandingkat rata-rata tingkat kematian secara global yang hanya 4%. Di seluruh dunia, 200.106 orang positif terinfeksi Corona dan 8.010 di antara mereka meninggal dunia. Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) sudah menyatakan Corona sebagai pandemi. Sementara, negara-negara dengan tingkat kematian tinggi sudah memberlakukan karantina wilayah (lockdown) kecuali Indonesia.