Solo KLB Corona, Ini Sederet Agenda yang Ditiadakan

Ilustrasi virus Corona. - REUTERS/Dado Ruvic
13 Maret 2020 23:17 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, SOLO - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo memberlakukan semi isolasi (lock down) sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Corona

Sekolah jenjang SD-SMP dan madrasah diliburkan selama 14 hari dan sejumlah agenda ditunda. Keputusan semi isolasi untuk Kota Solo itu berdasarkan hasil rapat koordinasi antisipasi penyebaran virus Corona, Jumat (13/3/2020). Rapat yang berlangsung di rumah dinas Wali Kota Solo Loji Gandrung itu dipimpin Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo.

Salah satu kesimpulan rapat koordinasi tanggap Corona tersebut adalah Kota Solo dinyatakan berstatus kejadian luar biasa (KLB) Corona. Berikut kesimpulan lengkap hasil rapat koordinasi di Loji Gandrung, Jumat malam:

1. Car Free Day atau CFD pada Minggu pagi ditiadakan sampe batas waktu yang tidak ditentukan.
2. Murid-murid Sekolah mulai TK sampai SMA baik negeri maupun swasta belajar di rumah.
3. Pentas wayang orang (WO) Sriwedari dan kethoprak diliburkan.

4. Kegiatan olahraga di GOR Manahan dan Sriwedari ditutup.
5. Destinasi dan transportasi pariwisata tak beroperasi.
6. Upacara dan apel bersama di balai kota ditiadakan
7. Event olahraga dan budaya dibatalkan/ditunda.

8. Kegiatan kunjungan kerja (kunker) dan penerimaan kunker dibatalkan
9. Lomba kelurahan ditunda sampai dua pekan ke depan.
10. Musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) RKPD ditunda selama dua pekan.

11. Mal dan pasar harus menyediakan tempat cuci tangan plus sabun.
12. Kelelawar, kalong, dan codot di Pasar Depok dimusnahkan.
13. Untuk sementara hindari salaman dan cium pipi kanan dan kiri (cipika-cipiki).

Sebagaimana diinformasikan, Pemkot Solo langsung menindaklanjuti kasus meninggalnya pasien positif Corona yang tengah menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD dr. Moewardi Solo, Rabu (11/3/2020).

Puluhan Warga Dikarantina Mandiri

Pemkot telah mengumpulkan warga Semanggi, Pasar Kliwon, Solo, yang sempat melakukan kontak dengan pasien positif Corona untuk diberi sosialisasi pencegahan Corona.

Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo juga mewajibkan sebanyak 62 warga menjalani karantina secara mandiri karena sempat melakukan kontak dengan pasien corona.

Sumber : Solopos.com