Advertisement

Jokowi Akui Keturunan Tionghoa Pekerja Keras dan Sulit Terkalahkan dalam Hal Bisnis

Newswire
Kamis, 30 Januari 2020 - 15:27 WIB
Nina Atmasari
Jokowi Akui Keturunan Tionghoa Pekerja Keras dan Sulit Terkalahkan dalam Hal Bisnis Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri perayaan Imlek Nasional 2020 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kota Tangerang Selatan. - Suara.com/Umay Saleh

Advertisement


Harianjogja.com, TANGERANG- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengikuti perayaan Imlek Nasional 2020 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kota Tangerang Selatan, Banten, Kamis (30/1/2020).

Pada kesempatan itu, Jokowi mengakui warga keturunan Tionghoa sangat mahir dalam urusan bisnis. Sehingga kata Jokowi, warga pribumi sulit mengalahkan warga keturunan tiongdala dalam hal berbisnis.

"Memang tidak mudah mengalahkan urusan bisnis ini, mengalahkan warga keturunan Tionghoa, memang sulit. Ini memang harus diakui," ujar Jokowi.

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

Jokowi menuturkan, warga keturunan Tionghoa banyak yang mahir dalam urusan berbisnis baik itu di industri manufaktur ataupun jasa, sehingga harus diakui warga keturunan Tionghoa terkenal sebagai orang-orang pekerja keras.

"Karena memang kita harus mengakui keturunan Tionghoa dalam bekerja keras itu bisa kita lihat. Kalau sudah bekerja keras, pagi sampai tengah malam ini di jalani. Jadi kalau sukses, kita maklum," ucap dia.

Lebih lanjut, mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengingatkan masyarakat untu terbiasa bekerja cepat. Sebab kondisi perekonomian dunia mengalami ketidakpastian.

"Jika bekerja biasa-biasa akan berbahaya bagi ekonomi kita. Sebab, ekonomi dunia sedang pada posisi yang memang menurun dan pada posisi yang tidak pasti," katanya

Dalam acara tersebut hadir mantan Wakil Presiden Try Sutrisno, Istri Presiden Keempat Abdurrahman Wahid, Sinta Nuriyah Wahid.

Kemudian hadir pula Menteri Agama Fachrul Razi, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan KebudayaanMuhadjir Effendy, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Teten Masduki, Gubernur Banten Wahidin Halim, Imam Besar Masjid Istiqlal Nazaruddin Umar, dan Desainer Anne Avantie.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Suara.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

PKS DIY Dukung Anies Baswedan Jadi Capres

Jogja
| Rabu, 05 Oktober 2022, 14:17 WIB

Advertisement

alt

Rasakan Sensasi Makan Nasgor Bercitarasa Tengkleng ala Grage Ramayana Hotel

Wisata
| Senin, 03 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement