BIN: Sebagian Anggota Kerajaan Agung Sejagat Ada Hubungan dengan Keraton di Nusantara

Warga Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, digegerkan oleh kemunculkan orang yang mengaku sebagai pemimpin Kerajaan Agung Sejagat alias KAS. - Ist/Facebook
19 Januari 2020 08:17 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA-Keraton Agung Sejagat diklaim sudah dipantau sejak lama.

Badan Intelijen Negara (BIN) mendeteksi kemunculan kerajaan baru yang akhir-akhir ini menjadi perbincangan masyarakat. Termasuk keberadaan Keraton Agung Sejagat dan Sunda Empire.

Hal itu disampaikan Kepala BIN Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan dalam pelantikan Pengurus Besar E-Sports di Hotel Kempinski, Jakarta, Sabtu (18/1/2020). "Kami (BIN) sudah deteksi hal itu sejak lama. Tetapi baru ramai sekarang," katanya.

Berdasarkan hasil pengamatan BIN, BG mengatakan sebagian anggota kerajaan-kerajaan baru itu memang masih memiliki hubungan dengan keraton yang ada di Nusantara. Namun dia mendorong polisi untuk menindak tegas jika ada unsur pidana di dalam klaim-klaim tersebut.

"Memang ada yang masih berhubungan dengan kerajaan di nusantara. Kalau memang ada unsur pidana ya harus ditindak. Seperti temuan-temuan dugaan penipuan yang masih dikembangkan," katanya.

Sebelumnya polisi telah menangkap "raja" dan "ratu" Keraton Agung Sejagat di Purworejo, Jawa Tengah, Totok Santosa dan Fanni Aminadia. Mereka diduga melakukan tindak pidana penipuan dari sejumlah dokumen yang ditemukan.

Sementara itu, polisi masih menyelidiki keberadaan “Sunda Empire” di Bandung, Jawa Barat. Keberadaan "Sunda Empire" itu dinilai sama seperti Keraton Agung Sejagat karena menggunakan atribut menyerupai seragam militer yang tidak jelas asal-usulnya.

Sumber : iNews.id