Advertisement
Urus Paspor Kini Lebih Mudah Lewat Whatsapp, Begini Caranya
Warga antre untuk mengurus paspor di kantor Imigrasi Padang, Sumatra Barat, Senin (20/3). - Antara/Iggoy el Fitra
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Kantor Keimigrasian melakukan terobosan pelayanan pembuatan paspor. Akses untuk membuat paspor kini semakin mudah dengan dibukanya layanan lewat pesan komunikasi WhatsApp.
Inisiatif pengurusan paspor kini menjadi lebih sederhana, mulai dari informasi hingga permohonan paspor di Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Jakarta Pusat lewat WhatsApp SIGAP yang diluncurkan pada 2019.
Advertisement
"Sebagai institusi yang mengemban fungsi pelayanan publik, kami terus berupaya memanfaatkan teknologi dan menanamkan pola pikir yang berpusat pada konsumen untuk berinovasi dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” ujar Kasubbag Humas Direktorat Jenderal Imigrasi, Sam Fernando, Kamis (16/1/2020).
Pengguna cukup mengirimkan pesan teks ke WhatsApp SIGAP di nomor +628118539333.
BACA JUGA
Setelah itu, pemohon akan mendapatkan balasan pesan berisi beberapa layanan menu informasi yang ingin diketahui.
Beberapa fitur yang ditawarkan adalah pengecekan status permohonan paspor, mengetahui tata cara pembayaran, dan persyaratan permohonan paspor.
Lebih lanjut, pengguna bisa mengetahui tata cara antrean pengambilan paspor atau sekedar menyampaikan apresiasi dan komentar dengan mudah.
Sebelumnya, Ditjen Imigrasi juga telah menggunakan WhatsApp untuk mengurangi antrean di tempat. WhatsApp dinilai mampu memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi penggunanya.
Enkripsi ujung-ke-ujung (end-to-end encryption) WhatsApp memastikan bahwa hanya pengguna dan orang yang berkomunikasi dengan pengguna sajalah yang dapat membaca pesan yang telah dikirim dan tidak ada orang lain di antara pengguna, bahkan WhatsApp.
Pesan diamankan dengan kunci dan hanya penerima pesan dan pengguna saja yang memiliki sandi/kode khusus yang diperlukan untuk membuka kunci dan membaca pesan itu.
Untuk keamanan tambahan, setiap pesan yang dikirim memiliki kunci yang unik. Semua hal ini terjadi secara otomatis, dimana pengguna tak perlu mengaktifkan pengaturan tertentu atau menyiapkan bahasa chat rahasia untuk mengamankan pesan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- BMKG Catat Gempa Magnitudo 7 di Kalimantan Utara, Pusat di Daratan
- Operasi SAR KLM Nur Ainun Balqis Dihentikan, 2 Korban Masih Hilang
- Kawanan Gajah Liar Rusak Perumahan Karyawan di Siak, Tiga Motor Hancur
- DPR Nilai Penganiayaan Anak oleh Brimob Brutal, Desak Proses Pidana
- BBPOM Bagikan Kiat Pilih Takjil Aman Selama Ramadan
Advertisement
Gunungkidul Genjot Budidaya Nangka, Panen 36 Ribu Kuintal
Advertisement
Lalampa, Wisata Kuliner Khas Malut Favorit Saat Ramadan
Advertisement
Berita Populer
- Manchester City Pangkas Jarak, Chelsea Tertahan
- Samator Tundukkan Garuda Jaya 3-1 di Proliga 2026
- Masalah Teknis Roket SLS, NASA Tunda Misi Artemis 2 ke April 2026
- MKBHD Pinjam Dealer demi Ulas Tesla Model Y
- Zarco Yakin Marc Marquez Juara MotoGP 2026
- Debut Maarten Paes di Ajax: Catat 7 Penyelamatan Lawan NEC Nijmegen
- Titan M3 Perkuat Keamanan Google Pixel 11
Advertisement
Advertisement







