Advertisement

Ada Ritual Dupa dan Orang Bersorak Tengah Malam di Keraton Agung Sejagat

Newswire
Selasa, 14 Januari 2020 - 17:37 WIB
Bhekti Suryani
Ada Ritual Dupa dan Orang Bersorak Tengah Malam di Keraton Agung Sejagat Batu di area Keraton Agung Sejagat di Desa Pogung Juru Tengah, Kecamatan Bayan, Purworejo.-iNews.id - Joe Hartoyo

Advertisement

Harianjogja.com, PURWOREJO--Keberadaan Keraton Agung Sejagat di Purworejo, Jawa Tengah dikeluhkan warga.

Warga Desa Pogung Juru Tengah, Kecamatan Bayan, Purworejo geger dengan kemunculan Keraton Agung Sejagat di wilayahnya. Mereka menolak dan menilai kegiatan keraton menganggu masyarakat sekitar.

Tokoh masyarakat setempat Jumeri mengatakan, keraton yang dipimpin Totok Santosa Hadiningrat ini kerap menggelar ritual seperti membakar dupa hingga bersorak di malam hari.

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

"Itu ada bakar-bakar dupa dan lain-lain. Di bawah batu itu ada ayam mati. Tengah malam lebih orang tepuk-tepuk, sorak-sorak," ujarnya, Senin (13/1/2020).

Dia menilai kegiatan Keraton Agung Sejagat sudah menganggagu warga beristirahat. Jumeri mengaku baru mengetahui rumah Totok Santosa Hadiningrat sebagai keraton beberapa hari setelah gelaran kirab pada Jumat (10/1/2020).

"Kalau malam-malam sorak-sorat pakai speaker lagi. Lebih dari jam 12.00 malam," katanya.

Secara tegas, Jumeri menolak kehadiran Keraton Agung Sejagat dan meminta pemerintah segara turun tangan.

"Kalau saya ini benar-benar enggak cocok," ucapnya.

Advertisement

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : iNews.id

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Ditabrak Truk di Jalan Jogja Wonosari, Avanza Hancur Sebagian

Bantul
| Rabu, 05 Oktober 2022, 14:47 WIB

Advertisement

alt

Rasakan Sensasi Makan Nasgor Bercitarasa Tengkleng ala Grage Ramayana Hotel

Wisata
| Senin, 03 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement