Bantah Kapal Ikan China Makin Banyak, Pangkogabwilhan I Jelaskan Situasi Terkini di Natuna

Pangkogabwilhan Laksdya Yudho Margono memantau perairan Natuna dari udara. - Ist - dok
12 Januari 2020 15:07 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA- Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa waktu lalu telah meninjau langsung kawasan Natuna. Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Laksamana Madya Yudo Margono membantah kapal Ikan China makin bertambah di kawasan Natuna usai kunjungan Jokowi. Dia menyebut, posisi kapal ikan China justru menjauh.

"Saya tidak statement seperti itu, bahwa masih ada kapal ikan karena kemungkinan ada yang ketinggalan dan sekarang posisinya makin menjauh 60 NM ke utara batas terluar ZEEI," kata Laksdya Yudo saat dihubungi detikcom, Minggu (12/1/2020).

Yudo menjelaskan posisi kapal-kapal ikan China saat ini cukup jauh dari batas terluar Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia. Situasi di Natuna saat ini terpantau kondusif. Dia juga menyatakan tidak ada provokasi dilakukan pihak coast guard China.

"Tidak ada provokasi, mereka kapal coast guard mengawal kapal ikan yang menangkap ikan di ZEEI pada area yang mereka claim sebagai nine dash line," ujarnya.

Yudo sebelumnya memastikan pihaknya akan terus menerus menjaga kedaulatan wilayah NKRI, termasuk di Natuna. Sebelumnya pada Jumat (10/1) lalu, tiga kapal perang RI mengusir 30 kapal ikan asing yang masuk ke wilayah ZEE Indonesia.

Sumber : Detik.com