Penembak Jitu Siaga Amankan Gereja-Gereja Prioritas di Solo

Ilustrasi - Antara
24 Desember 2019 23:17 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, SOLO - Menjelang puncak perayaan Natal 2019, polisi melakukan pengamanan terhadap gereja-gereja.

Kepala Polda Jawa Tengah Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel menyebutkan kegiatan pengamanan gereja-gereja dalam pelaksanaan ibadah Natal 2019 di Kota Solo menjadi prioritas ditempatkannya penembak jitu.

Pengamanan gereja-gereja prioritas juga dipersiapkan penembak jitu secara mobile atau bergerak, kata Kapolda di sela melakukan pengecekan pengamanan Natal di Gereja Santo Antonius Purbayan, Solo, Selasa (24/12/2019).

Kapolda melakukan pemantauan pengamanan gereja di Solo dengan didampingi Panglima Kodam IV Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi, Waka Polda Jateng Brigjen Pol Achmad Lutfi, anggota Komisi III DPR RI Eva Yuliana, Kapolresta Surakarta AKBP Andy Rifai, Danrem 074 Warastratama Brijen TNI Rafael Granada Baay dan jajarannya.

"Kami menempatkan penembak jitu di gereja prioritas 1 untuk melakukan tindakan tegas terukur terhadap para pelaku atau penjahat kriminal yang akan mengganggu kegiatan keagamaan," ucap Kapolda menegaskan.

Selain itu, penembak jitu dipersiapkan termasuk pada kegiatan Car Free Night yang dipusatkan di Jalan Slamet Riyadi Solo, dan didukung dengan alat CCTV yang dikendalikan oleh Polresta Surakarta.

Kapolda menjelaskan, setelah melihat langsung, sistem pengamanan di Gereja Santo Antonius Purbayan, Solo, dinilai sudah seperti yang direncanakan. Pengamanan ring I di tempat ibadah umat, ring II di halaman gereja, dan ring III di luar halaman atau tempat parkir.

Selain itu, kata Kapolda, setiap gereja sudah ada penanggung jawab pengamanannya. Pihaknya juga sudah mengecek alat CCTV milik gereja juga baik.

Terhadap setiap gereja yang masuk kategori prioritas I sebelumnya sudah dilakukan sterilisasi. Pengunjung atau jemaat sudah diimbau oleh pihak gereja tidak membawa tas, sehingga tidak perlu dilakukan pemeriksaan lagi dan mereka bisa langsung masuk gereja.

"Pengamanan ring III di depan gereja atau areal parkir dijauhkan dari gereja atau tidak boleh di depan. Setiap sesi kegiatan akan dilakukan sterilisasi terlebih dahulu, sehingga terjadi simpangan dengan jemaat sesi kedua," tuturnya.

Setelah melakukan pengecekan di Gereja Santo Antonius Purbayan, Kapolda bersama Pangdam IV Diponegoro memantau pengamanan di Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Kepunton Solo, dilanjutkan ke Gereja Paroki Santa Perawan Maria Regina Purbowardayan Jebres Surakarta.

Sumber : Antara