Advertisement
Tahun Depan, Indonesia Dapat Kuota Haji 221.000 Orang
Sejumlah petugas melakukan proses refuelling avtur ke pesawat Boeing 747 milik Saudi Arabia yang akan menerbangkan 450 calon jemaah haji di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Sumsel, Rabu (10/7/2019). - ANTARA FOTO/Feny Selly
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Tahun 2020, Pemerintah memperkirakan kuota haji Indonesia akan tetap. Menteri Agama Fachrul Razi menuturkan dari hasil kunjungan ke Arab Saudi, dipastikan Indonesia tidak mendapat tambahan kuota haji. Kerajaan Arab Saudi menyebutkan kuota haji bukan keputusan sepihak namun melewati diskusi dengan negara-negara anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI).
"[Disebutkan] Tapi kalau Indonesia mau minta tambahan [kuota dari] Arab Saudi [sebanyak]10.000 [jamah] seperti yang lalu, [diminta] ajukan surat resmi, Insyaallah akan dikaji. Saya [Kementerian Agama RI] sudah mengajukan surat resmi," kata Fachrul di Kantor Wakil Presiden Jakarta, Senin (9/12/2019).
Menurutnya saat ini kepastian penambahan kuota jamaah haji dari Indonesia menunggu jawaban resmi pemerintah Saudi.
Pada 2019, Kuota Haji Indonesia sebanyak 221.000 jamaah. Jumlah ini terdiri dari 204.000 jamaah haji reguler serta 17.000 orang jamaah haji khusus. Jamaah haji reguler dan khusus sendiri termasuk petugas dari Indonesia yang melayani.
Rinciannya 1.513 petugas untuk jamaah haji reguler serta 1.337 untuk petugas haji khusus.
Advertisement
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Kronologi Kecelakaan KRL vs Argo Bromo Anggrek, Korban Terjepit
- Tabrakan KRL vs KA Argo Bromo Anggrek, Ini Penjelasan PT KAI
- Satpol PP Jogja Ungkap Modus Rokok Ilegal Berkedok Cukai Asli
- Sri Purnomo Divonis 6 Tahun, Ajukan Banding
- Mei 2026 Surga Liburan: Cek Tanggal Merah dan Cuti Bersama
- Rocky Gerung Ngobrol dengan Prabowo di Istana, Bahas Etika
- Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Gerbong Rusak
Advertisement
Advertisement









