Advertisement

Ada Sosok Perempuan di antara 18 Tersangka Kasus Bom Bunuh Diri di Medan

Newswire
Minggu, 17 November 2019 - 05:17 WIB
Nina Atmasari
Ada Sosok Perempuan di antara 18 Tersangka Kasus Bom Bunuh Diri di Medan Foto ilustrasi. - Harian Jogja/Desi Suryanto

Advertisement


Harianjogja.com, MEDAN- Buntut bom bunuh diri di Markas Polres Kota Besar (Mapolrestabes) Medan, Kepolisian Daerah Sumatera Utara hingga Sabtu (16/11/2019) menetapkan 18 orang sebagai tersangka.

Kapolda Sumut ‎Irjen Pol. Agus Andrianto mengatakan bahwa mereka saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Mako Brimob Polda Sumut.

Advertisement

"Semuanya itu tersangka. Ada laki-laki dan perempuan," kata Kapolda di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Medan, Sabtu (16/11/2019).

Dari hasil pengembangan yang dilakukan Densus 88 dan Polda Sumut, pihaknya mengamankan barang bukti berupa senjata api, senjata tajam, rangkaian bom, dan beberapa bahan-bahan yang sudah siap untuk diracik.

"Itu berhasil diamankan dari salah satu lokasi di Sicanang," katanya.

Agus menyebutkan tim gabungan akan terus melakukan pengembangan untuk mencari orang-orang yang terlibat dalam kasus bom bunuh diri tersebut.

"Kami akan terus melakukan pengejaran terhadap jaringan kelompok ini dengan harapan bisa memberikan rasa aman kepada masyarakat," ujarnya.

Sebelumnya, ledakan terjadi di Mapolrestabes Medan, Jalan H.M. Said Medan, Rabu sekitar pukul 08.45 WIB.

Ledakan yang diduga bom bunuh diri itu dilakukan seseorang berinisial RMN (24). Terduga meledakkan diri di sekitar kantin Polrestabes Medan yang mengakibatkan enam orang terluka.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Jadwal KRL Jogja Solo 25 April 2026, Cek Jam Lengkapnya

Jadwal KRL Jogja Solo 25 April 2026, Cek Jam Lengkapnya

Jogja
| Sabtu, 25 April 2026, 00:17 WIB

Advertisement

Libur Iduladha 2026 Bisa Jadi 6 Hari

Libur Iduladha 2026 Bisa Jadi 6 Hari

Wisata
| Jum'at, 24 April 2026, 12:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement