Soal Kisruh Garuda-Sriwijaya, Menko Luhut: Kongsi Dilanjutkan 3 Bulan

Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan
08 November 2019 05:47 WIB Ropesta Sitorus News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menyatakan Pt Garuda Indonesia Airlines dan PT Sriwijaya Air telah sepakat untuk melanjutkan kongsi operasional hingga tiga bulan mendatang.

Kerja sama dua maskapai tersebut sempat terputus, salah satunya akibat konflik terkait utang. Pasalnya sejumlah ketentuan dalam perjanjian tersebut dinilai memberatkan posisi utang Sriwijaya.

Dalam upaya untuk mencari solusi, pemerintah juga melibatkan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk melakukan audit atas keuangan Sriwijaya setelah kerja sama dengan Garuda.

“Tadi sudah sepakat [kelanjutan perjanjian kerja sama] ditandatangani selama 3 bulan ke depan, kemudian dilakukan audit terhadap kerja sama ini oleh BPKP. Karena ada yang punya utang ke sana sini. Teknislah” kata Luhut, Kamis (7/11/2019) malam.  

Luhut menggelar rapat membahas kisruh dua maskapai tersebut dengan melibatkan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan kuasa hukum sekaligus pemegang saham Sriwijaya Yusril Ihza Mahendra.

Luhut menambahkan audit kerja sama tersebut telah dimulai dan prosesnya diharapkan segera rampung sehingga ada dasar pengambilan kebijakan.

“Sudah mulai jalan [auditnya], diharapkan sudah keluar hasilnya dalam seminggu atau 10 hari ke depan. BPKP dilibatkan untuk mengaudit karena kita ini bekerja jangan meraba-raba, tapi dasarnya hasil audit,” tutur Luhut.  

Sumber : bisnis.com