Advertisement
Menteri PUPR Didesak Warganet untuk Perbaiki Jalur Pantura Jawa
Pemudik sepeda motor melintas di Jalan Raya Pantura, Brebes, Jawa Tengah, Minggu (2/6/2019). Pada H-3, arus mudik di Jalan Raya Pantura didominasi para pemudik dengan sepeda motor. - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA — Terpilihnya kembali Basuki Hadimoljono sebagai Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mendapat respons dari warganet, salah satunya adalah permintaan agar jalur pantai utara Jawa dibenahi.
Menurut salah satu warganet, di sejumlah titik di jalur pantura terdapat kerusakan jalan berupa aspal yang masih berlubang dengan ukuran panjang, lebar, dan kedalaman yang bervariasi.
Advertisement
Atyanto Busono, Direktur Preservasi Ditjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mengatakan bahwa pihaknya selalu berkoordinasi untuk segera memperbaiki jalan-jalan yang terdapat hambatan seperti kerusakan jalan.
"Kalau yang rusak kami segera koordinasikan untuk diperbaiki karena pada prinsipnya bila ada kerusakan harus segera diperbaiki. Di setiap 100 kilometer nasional ada PPK [pejabat pembuat komitmen] yang bertugas memelihara jalan di wilayahnya," ujarnya kepada Bisnis, Minggu (27/10/2019).
BACA JUGA
Tidak hanya itu, di jalur pantai utara Jawa, terutama di jalur pantura Kabupaten Bekasi menjadi lokasi yang kerap dilanda kemacetan parah. Jalan nasional itu menjadi akses jalan utama baik untuk bepergian ataupun berangkat pulang kerja di kawasan industri.
Pengendara lebih banyak memilih ke jalur tersebut dibandingkan dengan ke jalan irigasi Kalimalang.
Atyanto menilai terkait dengan permasalahan kemacetan akan dikoordinasikan dengan pemerintah daerah, Satlantas setempat, dan juga dinas perhubungan.
"Kemacetan bisa terjadi karena aktivitas ekonomi seperti pasar ruko, angkot yang ngetem atau bubaran pabrik, sedangkan untuk kemacetan akibat kepadatan saat ini sudah banyak berkurang dengan telah berfungsinya jalan tol," paparnya.
Sebelumnya, untuk meningkatkan kualitas Jalan Inspeksi Kalimalang, dari total 61,70 km telah ditangani penuh sepanjang 46,10 km oleh Kementerian PUPR melalui Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional VI Jakarta Ditjen Bina Marga, sedangkan sisanya ditangani oleh pemda terkait, yakni Pemkot Bekasi, Kabupaten Bekasi, dan Kabupaten Karawang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- BGN dan Kemensos Matangkan Penyaluran MBG bagi Lansia dan Disabilitas
- BPJS Kesehatan Jelaskan Mekanisme Reaktivasi PBI JKN, Begini Caranya
- Ormas Islam Pahami Alasan Prabowo Masukkan RI ke Dewan Perdamaian
- Seleksi Sekolah Rakyat Dimulai, Kemensos Siapkan Kuota 30 Ribu Siswa
- Meriyati Hoegeng Tutup Usia di 100 Tahun, Kapolri Sampaikan Duka
Advertisement
Advertisement
India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
Advertisement
Berita Populer
- Hore! Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng Cair Februari-Maret 2026
- Trump Tahan Opsi Militer ke Iran, Israel Justru Desak Serangan
- Program Gentengisasi Prabowo Terkendala Pasokan Bahan Baku
- Pemkab Gunungkidul Tetapkan 7 Program Strategis RPJMD 2025-2029
- Jadwal Lengkap KA Bandara YIA Rabu 4 Februari 2026
- Fokus Pendidikan Anak, Yayasan TCKN Pastikan Sesuai Prosedur Hukum
- SIM Keliling Gunungkidul Rabu, Ini Lokasi dan Jam Layanannya
Advertisement
Advertisement




